Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kabar Duka! Pande Ketut Krisna Pencipta Kaos Barong Tutup Usia

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 6 Maret 2024 | 15:53 WIB

Pande Ketut Krisna pencipta Kaos Barong tutup usai
Pande Ketut Krisna pencipta Kaos Barong tutup usai

DENPASAR, BALI EXPRESS-Kabar duka datang dari industri pariwisata Bali. Salah satu tokohnya, Pande Ketut Krisna menghembuskan nafas terakhir pada hari Umanis Galungan lalu, tepatnya Kamis (29/02) usai mendapat perawatan di RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Pande Ketut Krisna meninggal di usianya yang menginjak 78 tahun.

Pande Ketut Krisna dikenal sebagai tokoh pencetus toko modern oleh-oleh di Bali dan dikenal sebagai pencipta kaos barong.

Baca Juga: Kursi DPRD Klungkung Diprediksi Didominasi PDIP, Kursi Demokrat Hangus

Sang anak, Pande Nyoman Yudi Sutrisna kepada Bali Express mengatakan terkait upacara pengabenan dari tokoh pariwisata yang juga Pencetus toko oleh-oleh modern di Bali, akan dilaksanakan pada tanggal 10 April mendatang di Setra Beng Gianyar.

Untuk diketahui, Pande Ketut Krisna merupakan pencipta kaos barong yang kini sudah tersohor ke seluruh dunia.

Kaos Barong ditemukan sekitar tahun 1969, dimana pada masa itu, Pande Krisna memang memiliki usaha tekstil dan mencoba untuk mengembangkan kreasi kain Endek Bali. Karena saat itu, warna kain Endek Bali maksimal hanya dua warna saja.

Karena itu, Pande Krisna kemudian melakukan eksperimen untuk menciptakan warna yang lebih variatif.

Baca Juga: Empat Cabor Baru Resmi Gabung Jadi Anggota KONI Buleleng setelah Lolos Verifikasi dan Evaluasi

Salah satu metode yang digunakan dalam eksperimen ini adalah metode celup benang tenun untuk menciptakan kain endek warna-warni. 

Hingga akhirnya terciptalah kain endek warna-warni ini., yang selanjutnya inovasi ini menghasilkan banyak warna atau catrian. Kain endek yang dulunya dua warna, kini menjadi 5 warna.

Baca Juga: Desa Pancasari Buleleng Langganan Banjir, Perbekel Ungkap Kunjungan Komisi III DPRD Bali Cuma Melihat-lihat Saja, Tanya-tanya Sedikit

 Karena metode celup manual dirasa tidak maksimal, Pande Krisna terus melakukan inovasi untuk mempermudah proses pencelupan.

Baca Juga: Desa Pancasari Buleleng Langganan Banjir, Perbekel Ungkap Kunjungan Komisi III DPRD Bali Cuma Melihat-lihat Saja, Tanya-tanya Sedikit

Hingga akhirnya setelah mencoba banyak cara,  Pande Ketut Krisna menemukan alat dan cara untuk menciptakan aneka warna pada kain endek, nama metode adalah Catrian. Penemuan inilah yang kemudian di kembangkan sehingga terbentuk baju barong di tahun 1969.

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#kaos barong #pande ketut krisna #meninggal dunia