Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nyepi 2024, PLN Pastikan Suplai Listrik di Bali Tetap Aman

Nyoman Suarna • Rabu, 6 Maret 2024 | 17:31 WIB
LISTRIK NYEPI: Hamidi Hamid, Senior Manager Komunikasi & Umum PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memastikan suplai listrik di Bali tetap aman selama Nyepi.
LISTRIK NYEPI: Hamidi Hamid, Senior Manager Komunikasi & Umum PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memastikan suplai listrik di Bali tetap aman selama Nyepi.

DENPASAR, BALI EXPRESS - PT PLN (Persero) siap mendukung kesucian dan kekhidmatan pelaksanaan Hari Raya Nyepi tahun 2024 dengan memastikan kebutuhan listrik tetap tersedia untuk seluruh pelanggan.

Hal ini disampaikan Hamidi Hamid, Senior Manager Komunikasi & Umum PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali saat Temu Media di Warung Mina Renon, Denpasar, Selasa 5 Maret tahun 2024.

Hamidi menjelaskan, kondisi sub sistem kelistrikan Bali dalam keadaan aman, dengan prediksi beban puncak saat Nyepi mendatang sebesar 919 Mega Watt (MW).

“Saat ini neraca daya di sub sistem Bali dalam kondisi aman dengan daya mampu pembangkit mencapai 1.505 MW. Hal ini berarti terdapat cadangan daya sebesar 586 MW mencapai 39 persen saat Nyepi mendatang,” katanya.

Ia menambahkan, rekor beban puncak tertinggi di Bali yang pernah dicapai adalah sebesar 1.107 MW dan tiap tahunnya saat menyambut Hari Raya Nyepi terdapat penurunan penggunaan listrik oleh pelanggan sebesar 30 hingga 35 persen.

Selain itu, terkait pelayanan PLN, apabila terjadi gangguan akan ditangani sehari setelah Nyepi, kecuali yang bersifat mendesak.

 Baca Juga: Lirik Lagu “Putri Bali” yang Dipopulerkan oleh Band Pendatang Baru Semaya Koplo

“Jika ada gangguan, petugas yang bersiaga, akan segera menangani jika memang gangguannya bersifat urgent dengan mekanisme pelanggan melapor atau berkoordinasi dengan pecalang setempat. Nantinya, petugas yang mengatasi gangguan tersebut akan dikawal oleh pecalang,” ujarnya.

Terdapat 46 posko dan 218 personel yang siap disiagakan 24 jam demi memastikan keamanan pasokan listrik selama Nyepi berlangsung.

Berbeda dengan Pulau Bali, pelanggan di Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan akan melaksanakan Catur Brata Penyepian dengan tanpa pasokan listrik seperti tahun – tahun sebelumnya.

Hal ini sesuai dengan kesepakatan melalui hasil rapat Forum Komunikasi Pimpinan tingkat Kecamatan Nusa Penida.

Untuk itu, PLN akan menindaklanjuti dengan memadamkan listrik mulai pukul 08.00 Wita pada tanggal 11 Maret 2024 hingga pukul 04.00 Wita keesokan harinya.

“Pemadaman listrik yang telah disepakati ini merupakan salah satu bentuk dukungan PLN untuk menjaga kenyamanan ibadah selama Nyepi berlangsung,” jelasnya.

Terakhir, Hamidi berharap agar pelaksanaan Hari Raya Nyepi dapat berjalan dengan lancar tanpa satu kendala apapun, tentunya berkat dukungan stakeholder termasuk desa adat dan juga dari berbagai pihak. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#bali #suplai #nyepi #listrik #pln #Aman