Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jaya Negara-Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi, Momentum Mulat Sarira, Sinergi Lintas Sektor Menuju Denpasar Maju

I Dewa Made Krisna Pradipta • Kamis, 7 Maret 2024 | 23:20 WIB
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara (kiri) bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selama Hari Suci Nyepi.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara (kiri) bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan selama Hari Suci Nyepi.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Umat Hindu segera merayakan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1946 Tahun 2024.

Rangkaian Nyepi akan dimulai dari pamelastian, Tawur Agung Kasanga, Nyepi dan ngembak geni yang sarat makna.

Hari Suci Nyepi yang dirayakan setiap tahun sekali, kali ini jatuh pada 11 Maret 2024 dan berada dalam suasana Hari Suci Galungan dan Kuningan.

Sehingga, seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi diharapkan dapat dilaksanakan dengan khidmat sesuai dengan dresta masing-masing tanpa mengurangi makna.

Upacara pamelastian atau melasti dilaksanakan sebagai bentuk penyucian bhuana alit dan bhuana agung.

Usai Melasti, dilanjutkan dengan pelaksanaan Tawur Agung Kasanga bertepatan dengan Tilem Sasih Kasanga yang serentak dilaksanakan di Catus Pata Desa, Catus Pata Kabupaten/Kota.

Sesuai maknanya, hal ini dimaksudkan sebagai upaya menetralkan aura negatif yang berada pada palemahan serta nyomya bhuta kala.

Pada malam pangerupukan identik dengan nyomya bhuta kala dengan media ogoh-ogoh.

Di Kota Denpasar, kreativitas di bidang ogoh-ogoh telah diwadahi melalui pelaksanaan lomba ogoh-ogoh serta event Kasanga Festival.

Sedangkan keesokan harinya merupakan pelaksanaan Hari Suci Nyepi (sipeng) mengawali Tahun caka 1946 dilaksanakan Catur Brata Penyepian yakni, Amati Geni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan yang semuanya bermakna sebagai ajang penyucian diri dengan mulatsarira serta meningkatkan sradha dan bhakti.

Pelaksanaan Catur Berata Penyepian ini diakhiri dengan ngembak geni yang bermakna penyucian lingkungan sosial melalui dharma shanti.

Beranjak dari makna Hari Suci Nyepi, Wali Kota Denpasar  I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa di sela tugas kedinasan pada Kamis, 7 Maret 2024 mengajak segenap umat Hindu dan masyarakat Kota Denpasar untuk melaksanakan seluruh rangkaian Hari Suci Nyepi sebagai suatu yadnya suci meningkatkan sradha bhakti dalam melaksanakan dharma agama dan dharma negara.

Dalam pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi ini Jaya Negara mengimbau segenap komponen masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan untuk introspeksi diri atau mulat sarira untuk saling menghormati, mengembangkan rasa toleransi berdasarkan konsep Catur Paramitha dan Tri Hita Karana, hidup berdampingan menghormati keragaman budaya dengan sepirit Vasudhaiva Khutumbakam.

Hal ini juga sejalan dengan konsep Ajibinaya yang bermakna kemuliaan dengan membangun sinergi lintas sektor menuju Denpasar Maju. 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Nyepi sebagai kontrol diri dan mulat sarira, dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam serta Ajibinaya menuju Denpasar Maju,” ujarnya

Kadek Agus Arya Wibawa turut berpesan agar senantiasa bersama-sama dalam meningkatkan kewaspadaan dan mawas diri sebagai ajang mulat sarira.

Sehingga seluruh umat manusia dapat terbebas dari mara bahaya serta mampu meningkatkan kesejahteraan hidup.

Pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan semangat menyama braya, saling mambantu, saling memiliki dan saling asah, asih asuh. 

"Selamat melaksanakan rangkaian upacara Hari Suci Nyepi Icaka Warsa 1946 kepada segenap umat se-dharma dan masyarakat yang melaksanakannya. Semoga Hari Suci Nyepi tahun ini dapat menjadi ajang introspeksi diri dan mulat sarira untuk meningkatkan sradha bakti sesuai dengan swadarma kita masing-masing untuk mewujudkan Denpasar sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, dengan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam, serta Ajibinaya menuju Denpasar Maju," jelasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Catur Brata Penyepian #nyepi #wali kota denpasar