DENPASAR, BALI EXPRESS- Pawai ogoh-ogoh akan meramaikan malam pangerupukan atau sehari sebelum Hari Suci Nyepi di kawasan wisata Sanur, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu, 10 Maret 2024.
Pawai ogoh-ogoh ini akan diikuti oleh sekaa teruna (ST) dari 28 banjar di kawasan Sanur.
"Pawai ogoh-ogoh ini kembali diadakan karena kami ingin kembali membangkitkan budaya yang sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi Covid-19," kata Ketua Sabha Yowana Desa Adat Sanur I Wayan Indra Marantika di Denpasar, Kamis, 7 Maret 2024.
Indra menambahkan, sebelum pawai ogoh-ogoh akan ada penjurian 10 terbaik.
Tema penilaian ogoh-ogoh ini diserahkan kepada juri, mengingat waktu yang mepet.
Penjurian yang dilakukan di banjar masing-masing ini dilakukan mulai pagi sampai sore.
"Rute pawai seperti biasa dimulai dari masing-masing banjar. Untuk pengarakan ogoh-ogoh dari masing-masing banjar dan bertemu di catus pata (perempatan) McDonald's. Tentang tema penilaian, karena waktu mepet kita memberikan kepada juri untuk menentukan kriteria," ujar Indra sebagaiman dikutip dari ANTARA.
Pihaknya berharap kegiatan pawai ogoh-ogoh yang merupakan bagian dari rangkaian jelang Hari Suci Nyepi umat Hindu di Bali ini dapat menjadi salah satu daya tarik tersendiri di kawasan wisata Sanur.
"Kami bersama yowana (generasi muda) seluruh Sanur yang terdiri dari 28 banjar dan tiga desa adat yakni Desa Adat Sanur, Intaran dan Penyaringan, yang melingkupi seluruh Sanur kembali membangkitkan budaya yang sebelumnya sempat tertunda," ucapnya.
Baca Juga: Siap-siap! Jaringan Internet dan Siaran TV di Bali Mati Selama 24 Jam saat Nyepi
Untuk menghindari kemacatean arus lalu lintas selama pawai berlangsung, Indra memastkan suda berkoordinasi dengan pacalang (petugas keamanan adat), sekaa teruna, Babinkamtibmas dan pihak terkait lainnya.
Pun demikian dengan jumlah ogoh-ogoh yang trelobat dalam pawai sudah dilaporkan.
"Tentu akan ada pengalihan arus lalu lintas karena selain 28 banjar ini ada ogoh-ogoh lain juga. Untuk pengawasan juga dibantu dari banjar masing-masing, " kata Indra. (*)