KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Kekusyukan perayaan Hari Raya Nyepi di Klungkung terusik oleh ulah seorang Warga Negara Asing (WNA).
Dimana bule berkebangsaan Jepang itu
dihentikan oleh Pecalang Desa Adat Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, lantaran nekat mengendarai sepeda motor saat Hari Raya Nyepi, Senin (11/3) sekitar pukul 19.00 WITA.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa sekitar pukul 19.00 WITA, nampak seorang pria dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario melaju dari arah utara Desa Nyalian.
Dengan sigap Pecalang Desa Adat yang berjaga pun menghentikan sepeda motor tersebut dan setelah diinterogasi ternyata pengendaranya adalah seorang wisatawan asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia.
Belakangan diketahui jika wisatawan itu merupakan WNA Jepang bernama Takafumi Nomura, 33. Selanjutnya yang bersangkutan pun diamankan ke Mapolsek Banjarangkan.
Dikonfirmasi Selasa (12/3), Kapolsek Banjarangkan AKP I Made Sutika membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya menerangkan bahwa sekitar pukul 19.00 WITA, dirinya mendapatkan informasi dari Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gde Agung Mahaputra bahwa ada WNA Jepang yang mengaku tersesat dalam perjalanan dari Besakih menuju Ubud.
"Infonya dari Perbekel Nyalian, WNA ini tersesat dari arah Besakih menuju Ubud. Tapi saat melintas di Nyalian ya dihentikan oleh Pecalang," terangnya.
Oleh Pecalang Desa Adat Nyalian dan aparat Desa setempat, bule itu kemudian diminta melanjutkan perjalanannya ke Ubud keesokan pagi saat Hari Raya Nyepi berakhir. Namun bule itu tidak mau, sehingga pihak desa menghubungi Polsek Banjarangkan.
Baca Juga: Mimih! Sosok Mirip Ratna Sarumpaet Viral, Keluyuran Saat Nyepi di Bali
"Akhirnya kemarin kita jemput (ke Nyalian) lalu kita ajak ke Polsek. Dan tadi pagi jam 6 WNA itu sudah balik ke Ubud," bebernya.
Bule itu sendiri mengaku menginap di Alaya Hotel Ubud. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana