TABANAN, BALI EXPRESS- Pada Kamis 14 Maret 2024 malam, dua peristiwa kebakaran terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali.
Kebakaran pertama terjadi di Banjar Pucuk, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur.
Di sana, kebakaran menghanguskan warung makan hingga menyebabkan kerugian Rp200 juta lebih.
Selanjutnya adalah kebakaran gudang kayu di Jalan Taruna Jaya, Banjar Delod Puri, Desa/Kecamatan Kediri.
Gudang kayu itu milik Nyoman Wisnu Negara, yang disebabkan oleh korsleting listrik. Total kerugian mencapai Rp10 juta.
Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti menjelaskan, ketika kebakaran gudang kayu di Kediri ini terjadi, pemilik gudang sedang kondangan.
Di gudang itu hanya hanya ada karyawannya. "Saat kebakaran terjadi, korban sedang kondangan dan diberitahu oleh karyawannya jika gudang tersebut terbakar,” kata Sri Subakti.
“Mengetahui hal tersebut, korban langsung menghubungi pemadam kebakaran dan bergegas menuju gudang kayu miliknya," jelasnya Jumat, 15 Maret 2024.
Setelah mendatangkan dua unit mobil pemadam kebakaran, akhirnya kebakaran di gudang kayu tersebut bisa diatasi.
Atas kejadian ini, Sri Subakti menyebutkan jika korban tidak meneruskan pelaporan kebakaran gudang tersebut.
Sementara itu, terkait kebakaran warung makan di Selemadeg Timur, Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Putu Budiawan menjelaskan, kebakaran yang menimpa warung milik Mudawana asal Banyuwangi, Jawa Timur itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita.
“Menurut keterangan saksi diperkirakan kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik.Musibah kebakaran ini diketahui korban usai berbuka puasa dan salat maghrib yang dilakukan korban di warung bagian depan," jelasnya.
Setelah melaksanakan buka puasa, kira-kira pukul 19.05 Wita korban berniat salat Isya dan masuk ke dalam kamar.
Namun sesampainya di kamar, korban melihat kasur sudah dalam keadaan terbakar.
Setelah itu saksi pertama, Yanti Nursafitri, menghubungi kakaknya yang berada di Banjar Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan untuk menyampaikan musibah tersebut.
Api berhasil dipadamkam dengan empat armada pemadam kebakaran sekitar pukul 21.00 Wita.
Akibat kejadian itu, beberapa barang dan dokumen-dokumen penting milik korban terbakar, seperti KTP dan buku tabungan, uang tunai sekitar Rp18 juta, dua gelang emas 18 karat, mobil Avanza yang di dalamnya terdapat tiga gelang emas, tiga untai kalung emas dan tiga cincin. (*)
Editor : I Made Mertawan