Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Fakta Mengejutkan dari 7 Terduga Pelaku Penganiayaan Dua Buruh Bangunan asal Lombok di Bali yang Mengakibatkan 1 Meninggal Dunia

IGA Kusuma Yoni • Senin, 18 Maret 2024 | 01:10 WIB
Rekonstruksi penganiayaan maut terhadap buruh bangunan asal Lombok di Bali.
Rekonstruksi penganiayaan maut terhadap buruh bangunan asal Lombok di Bali.

TABANAN, BALI EXPRESS - Fakta mengejutkan terungkap di balik kasus penganiayaan dua buruh bangunan di Bali yang mengakibatkan 1 meninggal dunia dan 1 luka parah.

Hal ini terungkap setelah polisi bekerja keras selama tiga hari sejak kejadian penemuan jasad korban di Pos Kamling, Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Rabu (13/3) sekitar pukul 06.17 Wita.  

Korban meninggal adalah Rian Anggara, 26. Sedangkan rekannya yang terluka, Maliki, 32. Keduanya berprofesi sebagai buruh bangunan di Bali dan berasal dair asal Lombok Timur.

Hasil kerja keras polisi tersebut menghasilkan 7 orang yang terduga pelaku.

Yang mengejutkan, 7 orang yang berhasil ditangkap itu adalah remaja.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, 7 remaja itu ditangkap petugas Sabtu malam (16/3).

"Benar tujuh orang telah diamankan, pada pengungkapan kasus ini pihaknya dibantu dari Tim Resmob Polda Bali,” katanya.

“Untuk selanjutnya, kasus dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Tabanan. Untuk penyidikan lebih lanjut dilimpahkan ke Reskrim,” jelasnya.

Selain para pelaku, polisi juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan adalah kayu berisi bekas ceceran darah. Juga ada batu berisi bekas darah yang ditemukan di dekat korban tewas.

Sementara di sekitar TKP (tempat kejadian perkara), polisi menemukan ceceran darah di keramik pos kamling bagian dalam.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, digegerkan dengan penemuan dua orang tak dikenal dengan kondisi penuh luka pada Rabu (13/3).

Satu orang ditemukan telah meninggal dunia, sedangkan satu lainnya masih sadar namun linglung.

Kedua orang ini ditemukan di Pos Kamling Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri sekitar pukul 06.17 Wita.

Awalnya, polisi menduga mereka adalah korban kecelakaan lalu lintas karena ditemukannya motor dengan kondisi pretelan di lokasi kejadian.

Namun, setelah mendapat penanganan di rumah sakit, diketahui bahwa luka mereka tidak mengarah ke kecelakaan.

Luka-luka tersebut, beserta luka pada jenazah, menunjukkan bahwa mereka adalah korban pengeroyokan.

Penemuan ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian untuk mengetahui motif dan identitas para pelaku. ***

Editor : I Putu Suyatra
#buruh bangunan #bali #remaja #lombok #tabanan