Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kondisi Ayah dan Anak di Jembrana Bali setelah Tertimpa Pohon Tumbang dalam Perjalanan Pulang dari Beli Raket

I Gde Riantory Warmadewa • Rabu, 20 Maret 2024 | 16:00 WIB
Pohon tumbang di Kabupaten Jembrana, Bali menimpa ayah dan anak, Selasa, 19 Maret 2024.
Pohon tumbang di Kabupaten Jembrana, Bali menimpa ayah dan anak, Selasa, 19 Maret 2024.

JEMBRANA, BALI EXPRESS- Pohon tumbang terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk, KM 58-59  Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali Selasa, 19 Maret 2024.

Celakanya, pohon tumbang itu menimpa pengendara sepeda motor I Kadek Murtika, 52, yang membonceng anaknya Kadek Arta Gunawan,12. Meraka perjalanan pulang ke rumahnya Banjar Serong, Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Jembrana.

Akibat tertimpa pohon tumbang, keduanya harus dilarikan ke Puskesmas Pekutatan.

Hasil pemeriksaan medis, Arta Gunawan langsung diperbolehkan pulang. Namun berbeda dengan ayahnya, Murtika.

Murtika yang saat kejadian mengendarai Honda Vario DK 2148 ZN mengalami luka serius.

Ia harus dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar setelah sebelumnya sempat dibawa ke RSU Negara.

Hasil pemeriksaan dokter RSU Negara, pasien ini diketahui menderita cedera kepala sedang.

Hal itu disampaikan Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati saat dikonfirmasi Rabu, 20 Maret 2024.

“Korban menderita cedera kepala sedang, dan harus dirujuk ke RSUP Sanglah. Hasil koordinasi ke Sanglah semuanya sudah siap termasuk kamar, rencana pagi ini dirujuk,” ujarnya.

Baca Juga: Misteri dan Pesona Ilmu Pengasihan atau Pelet Bali: Ada 6 Lontar 

Korban, lanjut dr Eka, sebelumnya dirujuk ke RS Negara dari Puskesmas Pekutatan dengan kondisi menderita luka robek pada perut, kepala dan patah tangan.

“Korban tiba di ICU RSU Negara pada Rabu, 20 Maret 2024 pukul 02.00 Wita dalam kondisi sadar, dan saat itu langsung ditangani oleh petugas medis kami,” sambungnya.

Hingga saat ini korban dalam kondisi stabil, penanganan luka pada perut, kepala dan patah tangan berlangsung lancar.

“Hanya saja korban didiagnosa cedera kepala sedang diduga akibat benturan benda tumpul dan karena itu harus dirujuk ke RSUP Sanglah,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #pohon tumbang #jembrana