Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Marak Kasus Gantung Diri, Kadek Weisya Dorong Pemerintah Ambil Sikap

I Wayan Adi Prabawa • Rabu, 20 Maret 2024 | 01:40 WIB
Anggota DPRD Karangasem Kadek Weisya Kusmiadewi.
Anggota DPRD Karangasem Kadek Weisya Kusmiadewi.

KARANGASEM, BALI EXPRESS – Belakangan ini kasus meninggal dunia dengan cara bunuh diri yang terjadi di Kabupaten Karangasem tidak hanya dilakukan oleh kalangan lanjut usia, tetapi juga melibatkan anak remaja.

Situasi ini pun cukup menyita perhatian salah satu anggota DPRD Karangasem Kadek Weisya Kusmiadewi.

Politisi Partai Gerindra itu mendorong pemerintah untuk segera menyikapi kondisi tersebut. Selain juga diperlukan pengawasan dari orangtua.

"Fenomena ini harus menjadi perhatian semua pihak, bukan hanya orang tua, tapi pemerintah juga harus hadir dan terlibat jangan berdiam diri,” ujarnya, Selasa (19/3).

Kehadiran pemerintah, dalam hal ini diharapkan bisa memberikan sosialisasi maupun edukasi kepada para remaja maupun pelajar. Setidaknya dengan cara begitu membuat pikiran dari mereka bisa terbuka lebar.

“Sebaiknya buatkan program melalui dinas terkait untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada remaja dan pelajar, bila perlu libatkan juga psikolog,” tandasnya.

Menurut Weisya, kalangan remaja dan pelajar memang diakui cukup rentan. Mengingat mereka masih berada dalam fase labil ditengah masa puber.

Terlebih media sosial juga menjadi salah satu pengaruhnya. Sehingga diperlukan perhatian dan pengawasan di lingkungan keluarga.

Seperti diketahui, setidaknya ada tiga kasus peristiwa gantung diri yang dilalukan oleh remaja Karangasem selama tahun 2024 ini.

Peristiwa itu berada di Kecamatan Bebandem dan Kecamatan Manggis. Dan satu lagi yang menyita perhatian jagat maya adalah kepergian Ayu Miranda yang diduga karena masalah asmara. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#DPRD #bali #gantung diri #ayu miranda #pemerintah #karangasem #bunuh diri