Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bantuan PKH dan BPNT ; Triwulan I, Kantor Pos Salurkan Bantuan ke 76.665 KPM di Bali

Rika Riyanti • Rabu, 20 Maret 2024 | 01:50 WIB
BANSOS : Penyerahan PKH dan BPNT di Kantor Pos.
BANSOS : Penyerahan PKH dan BPNT di Kantor Pos.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa bantuan program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) susulan mulai kembali disalurkan.

Hari ini, Selasa (19/3), keluarga penerima manfaat (KPM) khususnya di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung mulai mendatangi PT Pos Indonesia, selaku pengemban amanat penyaluran bansos dari Kemensos.

Menurut Executive General Manager PT Pos Indonesia (Persero) Bali, Arya Febrianto, untuk triwulan I 2024 ini, total sebanyak 76.665 KPM di wilayah Provinsi Bali.

Dengan rincian Kabupaten Bangli sebanyak 24.236 KPM, Jembrana 1.098 KPM, Tabanan 3.270 KPM, Badung 1.871 KPM, Gianyar 1.574 KPM, Klungkung 18.225 KPM, Karangasem 8.800 KPM, Buleleng 4.298 KPM, dan Denpasar 13.293 KPM.

“Untuk yang tunai ini (nominalnya) bervariasi karena disesuaikan pada program yang didapatkan oleh masing-masing KPM ya. Kalau nggak salah itu mulai dari Rp 300 ribu sampai sekitar Rp 2 jutaan,” katanya, Selasa (19/3).

Arya memperkirakan, sudah sebangak 52 persen dari bansos yang telah tersalurkan se-Bali. Sekitar 40-an persen diharapkan dapat diselesaikan akhir Maret 2024 ini.

“Datanya memang baru masuk di kami bulan Maret ini. Sembilan kabupaten itu ada tambahan datalah. Jadi di kami itu sudah ada 9 batch data yang masuk di kami secara parsial, susulan datalah,” ungkapnya.

Disamping itu, diakuinya, pencarian belum mencapai 100 persen karena ada beberapa faktor. Diantaranya, alasan di desa tidak menemukan si KPM, alamat yang tidak jelas, dan ada juga yang dianggap mampu oleh pemda. Selain itu, banyaknya hari keagamaan belakangan ini dikatakannya juga menjadi kendala penyaluran bantuan.

“Kalau untuk yang tunai, kita setiap batch itu ditargetkan kalau dari internal pos kami itu 14 hari kerja untuk penyelesaian penyalurannya. Kalau yang batuan pangan beras dari Bulog itu, sesuai dengan lokasinya. Jadi kalau misalkan triwulan I kita ditugaskan menyalurkan alokasi Januari, Februari, Maret, paling lambat bulan Maret ini sudah selesai untuk 3 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, ditemui di Kantor Pos Denpasar, Deputi EGM KCU Kantor Pos Denpasar, Adi Cahyadi Budi Santosa mengatakan, total penerima BLT hari ini sebanyak 414 KPM dari 2.261 KPM. Pembagian BLT ini dijadwalkan dari pukul 09.00-14.00 wita.

“Jadi untuk penerima BLT Denpasar difokuskan disini. Kabupaten lainnya sudah jalan mulai tanggal 18 Maret 2024 kemarin karena dananya juga baru masuk,” katanya.

Salah seorang KPM, Ketut Yuliati, 56, mengatakan BLT kali ini ia mendapatkan Rp 400 ribu. Informasi mengenai BLT ini ia dapatkan dari Kelian Banjar (Ketua Lingkungan) tempat tinggalnya.

“Dipilih yang kurang mampu, asal saya dari Karangasem tinggal di Jalan Wibisana Denpasar. Rencananya untuk beli kebutuhan pokok karena saya sudah tidak bisa bekerja sedang sakit,” ungkapnya.

Tahun lalu, menurut Ketut, ia menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu. Yang mana, diakuinya, penerimaan BLT ini tidak pasti setiap tahunnya. “Kadang dua sampai tiga kali setahun,” ucapnya.(*) 

Sandy Walsh
Sandy Walsh
Phillipe Troussier
Phillipe Troussier
Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #triwulan 1 #PKH #miskin #bpnt #kemensos #bansos