KARANGASEM, BALI EXPRESS- Selasa, 26 Maret 2024 merupakan hari ketiga pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.
Terpantau arus lalu lintas menuju Pura Agung Besakih mulai ramai.
Namun demikian, tidak sampai terjadi kemacetan panjang seperti Karya Ida Bhatara Turun Kabeh tahun-tahun sebelumnya.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Karangasem AKP I Komang Sapta Pramana.
Kata dia, arus lalu lintas sejak awal Karya Ida Bhatara Turun Kabeh tidak sampai macet parah hingga menyebabkan pengendara berhenti.
"Paling kalau ramai hanya padat merayap, tidak sampai berhenti," Sapta.
Dilanjutkannya, belakangan ini kendaraan yang melintas di jalur tersebut didominasi oleh pengendara yang akan melakukan persembahyangan ke Pura Agung Besakih.
Mengingat pihaknya telah melarang truk galian C lewat untuk menghindari terjadinya kemacetan.
"Ada yang melintas di sana, hanya beberapa yang nakal saja, tetapi sudah kami imbau," lanjutnya.
Selain itu, tidak tampaknya terjadi kemacetan disebutkan lantaran umat Hindu di luar Kabupaten Karangasem masih belum terlalu banyak melakukan persembahyangan ke Pura Agung Besakih.
Pengaturan arus lalu lintas yang lebih baik juga diperkirakan menjadi salah satu faktor tidak terjadinya kemacetan.
"Pengaturan arus lalu lintas dan rekayasa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," paparnya.
Seperti diketahui, Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali sudah dimulai sejak Minggu 24 Maret 2024.
Sesuai dudonan, Karya Ida Bhatara Turun Kabeh nyejer selama 21 hari, yang mana akan katuran penyineban pada 14 April 2024. (*)
Editor : I Made Mertawan