Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Maling Scoopy di Kintamani Bangli, Pelaku Asal Malang Dikejar Polisi hingga Ubud

I Made Mertawan • Kamis, 28 Maret 2024 | 02:32 WIB
Pelaku pencurian sepeda motor diamankan Polsek Kintamani, Selasa, 26 Maret 2024.
Pelaku pencurian sepeda motor diamankan Polsek Kintamani, Selasa, 26 Maret 2024.

BANGLI, BALI EXPRESS- Tak butuh waktu lama, Polsek Kintamani berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor bernama R.Sobirin, 32,  asal Malang, Jawa Timur (Jatim).

Pelaku pencurian ini ditangkap di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa, 26 Maret 2024 sekitar pukul 17.00 Wita.

Penangkapan bermula dari laporan pencurian dari Ni Wayan Srimertanadi, 32, yang pada hari itu kehilangan sepeda motor di jalan raya depan Pasar Singamandawa, Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Ceritanya, saat itu korban mengantar temannya pulang setelah bekerja di sebuah bank di Kintamani.

Korban mengendarai Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 6384 PQ.

Sesampainya di rumah temannya, korban memarkir Scoopy itu di pinggir jalan raya, depan Pasar Singamandawa.

Kuncinya masih  nyantol ditinggal masuk ke halaman rumah temannya tersebut.

Saat ia kembali, sepeda motor warna merah tersebut sudah tidak ada. Ia pun langsung melapor ke Polsek Kintamani.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan di TKP hingga mendapat informasi pelaku kabur ke arah Gianyar.

Baca Juga: Bocah Mengalami Cedera Akibat Terkena Api Saat Membakar Sampah di Karangasem, Bali

"Dari hasil lidik mengetahui arah pelaku membawa lari sepeda motor curiannya, maka tim opsnal bersama piket intel melakukan pembuntutan dan pengejaran," kata Kapolsek Kintamani Kompol I Nengah Sukerna, Rabu, 27 Maret 2024.

Pelaku bisa ditangkap di Ubud. Saat penangkapan, lanjut Sukerna,  masyarakat ramai berkerumun. Sehingga pelaku segera dibawa ke Polsek Ubud.

"Selanjutnya pelaku bersama barang bukti diamankan ke Polsek Kintamani guna proses lebih lanjut dan guna pengembangan selanjutnya," jelas Sukerna. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #Kintamani #pencurian #Pasar Singamandawa #bangli