Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pamedek Nangkil ke Pura Agung Besakih Meningkat pada Akhir Pekan, Ingat Pesan Panitia!

I Wayan Adi Prabawa • Sabtu, 30 Maret 2024 | 21:33 WIB

 

Pamedek melangsungkan persembahyangan di Pura Agung Besakih lebih banyak saat akhir pekan, Sabtu, 30 Maret 2024.
Pamedek melangsungkan persembahyangan di Pura Agung Besakih lebih banyak saat akhir pekan, Sabtu, 30 Maret 2024.

KARANGASEM, BALI EXPRESS– Antusias umat Hindu untuk melaksanakan persembahyangan di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali serangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) bisa dibilang cukup tinggi.

Apalagi bertepatan dengan akhir pekan atau hari libur. Seperti terlihat Sabtu, 30 Maret 2024, umat Hindu membeludak nangkil ke Pura Agung Besakih

Ketua Panitia Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih, Jro Mangku Widiartha mengungkapkan, pamedek yang melaksanakan persembahyangan kali ini cukup ramai.

Bahkan dari kasat mata terlihat lebih ramai dibandingkan dengan hari-hari kerja sebelumnya.

“Tadi Pemkot Denpasar yang mendapat giliran nganyarin, datang langsung Bapak Wali Kota beserta jajarannya,” ujarnya Mangku Widiartha.

Pihaknya memprediksi pamedek akan terus berdatangan untuk hari ini. Biasanya berkaca dari pengalaman sebelumnya akan ramai pada malam hari.

“Ya hari ini lebih ramai karena hari libur, tapi masih lancar. Kemarin (Jumat, Red) juga ramai karena tanggal merah,” lanjutnya.

Meskipun ramai, ditambahkan olehnya antisipasi yang telah disiapkan oleh panitia sudah berjalan lancar.

Sekalipun ada beberapa yang tidak mematuhi karena alasan tertentu.

“Ada juga yang tidak mematuhi karena alasan akan bersembahyang ke tempat lain, jadi tidak melalui jalur yang telah disiapkan,” paparnya.

Lebih lanjut, pria yang juga Bendesa Adat Besakih itu mengimbau pamedek yang melakukan persembahyangan ke Pura Agung Besakih untuk ikut menjaga kebersihan di pura itu.

Utamanya setelah melangsungkan persembahyangan agar tidak membuang canang secara sembarangan.

“Canang atau haturan yang dipersembahkan untuk dibawa pulang, tidak di buang di Besakih atau di jalan-jalan, mari kita jaga bersama kebersihan Bali ini,” imbaunya. (*)

Editor : I Made Mertawan
#bali #Karya Ida Bhatara Turun Kabeh #IBTK #karangasem #Pura Agung Besakih