KARANGASEM, BALI EXPRESS- Tak sedikit pamedek yang nangkil ke Pura Agung Besakih saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh berniat menghaturkan dana punia.
Hal itu direspon positif oleh pihak panitia Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Agung Besakih.
Panitia tak hanya menerima dana punia dalam bentuk uang tunai. Teknologi semakin canggih.
Pamedek yang tidak membawa uang tunai atau ingin lebih simpel disediakan barcode QRIS. Pamedek tinggal scan.
Pantauan di lokasi menunjukkan, pamedek yang telah melaksanakan persembahyangan di Penataran, Pura Agung Besakih antusias untuk menghaturkan dana punia di stand yang telah disiapkan.
Ketua Panitia Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Jro Mangku Widiartha menegaskan barcode tersebut bisa digunakan sebagai alat untuk dana punia.
Pamedek yang ingin madana punia dengan menggunakan mobile banking bisa diakses melalui barcode tersebut.
“Untuk di Penataran stand dana punia dilengkapi dengan barcode,” jelas Mangku Widiartha, Sabtu, 30 Maret 2024.
Ada tiga barcode bank yang disediakan di sana, antara lain BPD Bali, BRI dan BNI. Tinggal pilih.
Langkah ini dilakukan seiring dengan perkembangan zaman. Karena ada beberapa yang terkadang tidak membawa uang tunai tetapi berniat melakukan dana punia.
Selain di stand dana punia, pihaknya menyebut juga menyebarkan barcode tersebut di sosial media.
Tujuannya, bagi umat Hindu yang akan melakukan dana punia tetapi tidak bisa datang ke pura bisa melakukan scan barcode tersebut.
“Nantinya kami akan kumpulkan dan buatkan laporan saat panyineban, terpisah dengan punia yang didapat melalui uang tunai,” bebernya. (*)
Editor : I Made Mertawan