Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

STAHN Mpu Kuturan Singaraja Meriahkan Dies Natalis ke-8 dengan Parade Budaya

I Putu Mardika • Selasa, 2 April 2024 | 04:10 WIB

Parade Budaya antar Jurusan serangkaian Dies Natalis STAHN Mpu Kuturan Singaraja ke VIII yang pada Senin (1/4) di area parkir kampus (I Putu Mardika/Bali Express)
Parade Budaya antar Jurusan serangkaian Dies Natalis STAHN Mpu Kuturan Singaraja ke VIII yang pada Senin (1/4) di area parkir kampus (I Putu Mardika/Bali Express)

SINGARAJA, BALI EXPRESS - STAHN Mpu Kuturan Singaraja merayakan Dies Natalis ke-8 dengan Parade Budaya Antar Jurusan pada Senin (1/4). Empat jurusan menampilkan atraksi menarik sesuai ciri khas prodinya masing-masing.

Jurusan Brahmawidya, Dharma Sastra, Dharma Duta, dan Dharma Acarya unjuk kebolehan di areal parkir STAHN Mpu Kuturan.

Para mahasiswa memeriahkan parade dengan berbagai pertunjukan, termasuk simulasi peradilan semu, tari tradisional, dan fragmen drama.

Baca Juga: Oknum Pengurus Ormas di Bali Ditangkap karena Narkoba: Tertangkap Saat Berkelahi di Buleleng 

Jurusan Dharma Sastra menarik perhatian dengan simulasi sidang Mahkamah Konstitusi terkait batas usia Cawapres, dilanjutkan dengan parodi debat capres dan cawapres yang mengundang gelak tawa penonton.

Jurusan Dharma Duta mengangkat tema Hukum Tawan Karang, adat Bali di bidang maritim.

Jurusan Brahmawidya menampilkan fragmen Tari Askara yang bermakna cahaya kehidupan, sedangkan Jurusan Dharma Acarya menyuguhkan fragmen Tari Bhagawan Domya tentang bakti kepada guru.

Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Prof. Dr. I Gede Suwindia, M.A., menyatakan kebanggaannya atas capaian STAHN di usia delapan tahun.

Baca Juga: 22 Warga Blasteran di Bali Ikuti Sidang Pewarganegaraan, Alasannya Bikin Bangga

"Akreditasi sejumlah Prodi seperti PGSD dan Pendidikan Agama Hindu sudah unggul, dan kami sedang mempersiapkan peningkatan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut," jelas Suwindia.

Suwindia juga mengapresiasi berbagai kegiatan dalam rangka Dies Natalis, seperti festival, bakti sosial, dan seminar akademik.

"Semoga penguatan adat, seni, agama, dan budaya menjadi pilar utama STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Kami ingin lembaga ini semakin bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya di Bali, tetapi juga di seluruh Indonesia," pungkasnya.

DATA DAN FAKTA:

Editor : I Putu Suyatra
#bali #parade budaya #Dies Natalis #tari #singaraja #STAHN Mpu Kuturan #buleleng #tradisional