SINGARAJA, BALI EXPRESS – Tanggapan terhadap penampilan Gong Legendaris dari Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng dan Banjar Paketan, Buleleng, Bali, yang batal tampil semakin liar. Komentar di media sosial pun bergulir tidak karuan.
Tidak sedikit pula komentar yang dilontarkan terhadap Indra Sinaga, vokalis band ibu kota – Ada Band.
Akun Facebook Indra Sinaga saat tampil di acara HUT Kota Singaraja juga tak luput dari kekesalan netizen.
Melalui akun pribadinya Indra Sinaga membuat klarifikasi.
Klarifikasi itu diunggah Senin (1/4) malam. Ia dan tim menyampaikan permohonan maaf bila penampilan Ada Band kurang berkenan saat HUT Kota Singaraja ke-420.
Dirinya juga menyampaikan bahwa penampilan Ada Band tidak pernah menyela penampilan pengisi acara lainnya. Justru penampilan mereka molor dua jam dari jadwal.
Berikut klarifikasi lengkapnya:
Om swastiastu teman teman di Singaraja Buleleng Bali.
Ada Band tidak pernah meminta untuk menyela tampil lebih dulu dari teman teman pengisi acara yang lain di panggung HUT Singaraja ke 420 kemarin.
Bahkan kami tampil setelah mundur hampir dua jam dari jadwal seharusnya.
Kami tampil pukul 23.00 WITA dari jadwal yang seharusnya pukul 21.10 WITA.
Tidak sedikit pun dari pihak Ada band tidak menghargai seniman budaya Singaraja seperti yang dituduhkan beberapa netizen kepada kami, justru sebagai sesama seniman kami sangat mendukung kelestarian budaya tradisional sebagai identitas kita bangsa Indonesia yang beraneka ragam.
Mohon maaf bila ada teman teman di Singaraja yang kurang berkenan, semoga seniman dan budaya tradisional Singaraja semakin lestari.
Kami pun mengucapkan terima kasih sebesar besarnya atas sambutan hangat teman teman di Singaraja.
Matur Suksma.
Demikian yang ditulis pria kelahiran 10 Juli 1983 itu. Unggahan itu menuai beragam komentar pula. Tidak sedikit juga warga Buleleng yang berkomentar.
“Netizen nya aja yg blm faham barangkali Bang Indra Sinaga. Dari panitia atau penyelenggara event lah yg harus klarifikasi,” tulis @Usman S*********
“Kalau menurut saya ini bukan kesalahan dari pengisi acara, tapi ini kesalahan dari panitia yang kurang mampu membuat atau menata acaranya,” sambung @Yudha Y****.
“Tenang bang, kami warga singaraja justru sangat senang karena abang senantiasa ikut serta memeriahkan hut kota singaraja..selain panitianya yg mungkin salah teknis atau waktu berputar begitu cepat,,karena belakangan ini waktu cepat bgt berputar tiba tiba pagi tiba tiba siang tiba tiba malam..tiba tiba bayar cicilan,,semoga kedepan hut singaraja bisa lebih baik dan tidak melupakan seni budaya lagi,” kata @Dewa A** R**** D**** member dukungan.
“Musisi tidak salah. Dan itupun kalau tidak ada perintah untuk perform. Tidak mungkin musisi itu tampil dgn sendirinya. Semua pengisi acara tentu akan mengikuti aturan timer untuk perform,” sambut @Bali K****** E********.
Wanita Penari Bali Marah-marah karena Pertunjukan Gong Legendaris Mebarung Batal di Penutupan HUT Kota Singaraja ke-420