JEMBRANA, BALI EXPRESS - Warga Banjar Petanahan, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana dikejutkan dengan kebakaran yang menghanguskan salah satu tempat pengopenan kayu di wilayah mereka, Senin (1/4).
Dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.50 Wita itu, pengopenan kayu milik I Gst Md Parnawa habis terbakar.
Informasi yang diperoleh Bali Express (Jawa Pos Group), kebakaran yang melanda diduga diakibatkan oleh panas berlebihan di area pengopenan kayu.
Api yang muncul di area pengopenan kayu itu diketahui pertama kali oleh pekerja bernama Zaenal.
Saat itu sekitar pukul 18.50 Wita, Zaenal yang baru saja selesai mandi bermaksud mengecek kondisi pengopenan kayu yang sebelumnya ditinggalkan masih menyala pukul 18.25 Wita.
Namun ia terkejut karena api yang muncul dari area pengopenan sudah membesar dan mulai membakar bangunan sekitar.
Zaenal sempat berusaha memadamkan api menggunakan air dari kran, namun api dengan cepat merembet ke tumpukan kayu yang mudah terbakar.
Ia kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemilik usaha pengopenan kayu, I Gst Md Parnawa dan diteruskan kepada Sekdes Batu Agung untuk menghubungi pihak Damkar.
Kasat POLPP Jembrana I Made Leo Agus Jaya saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.
Pihaknya menerjunkan Regu 1 Damkar meluncur ke lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu 2 jam 10 menit.
“Begitu kami menerima laporan, regu 1 langsung menuju lokasi kebakaran. Selama penanganan, kami terjunkan 4 unit mobil damkar dan menghabiskan 13.000 liter air,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun pemilik usaha diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.
“Nihil korban jiwa, semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan perizinan usaha,” pungkasnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna