Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Libur Lebaran, AWK Minta Pelaku Ekonomi Hindu Tetap Buka Usahanya; Jangan Ikutan Libur

Wiwin Meliana • Kamis, 11 April 2024 | 16:05 WIB

Arya Wedakarna meminta agar pelaku ekonomi Hindu memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk meningkatkan penjualan
Arya Wedakarna meminta agar pelaku ekonomi Hindu memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk meningkatkan penjualan

BALI EXPRESS-Senator terpilih DPD RI Bali 2024-2029 I Gusti Arya Wedakarna (AWK) meminta kepada pelaku ekonomi Hindu Satyagraha untuk memanfaatkan momen libur Lebaran sebagai peluang meningkatkan perekonomian.

Hal itu disampaikan oleh AWK melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

“Jadikan momentum pada saat Lebaran, pada saat saudara-saudara kita sedang mudik yang cukup lama ini kurang lebih 10 hari, tyang meminta kepada semeton untuk dapat membangkitkan perekomian semeton,” ungkapnya dikutip pada Kamis (11/04).

Baca Juga: BIKIN TAKJUB! Pohon Mati ‘Disulap’ dengan Ukiran Bali, Hasilnya Luar Biasa

Lebih lanjut, AWK menekankan kepada pelaku pariwisata maupun pelaku UMKM agar tetap buka pada saat libur Lebaran.

Jangan sampai, libur panjang Lebaran ini justru semeton Bali yang berkecimpung di pariwisata dan UMKM juga ikut libur.

Hal ini karena diprediksi pada saat libur Lebaran akan ada peningkatan segmentasi jumlah kunjungan wisatawan ke Bali.

“Seorang pebisnis yang baik tahu kapan waktunya libur, jangan sampai libur panjang seperti ini malah ikut-ikutan libur,” jelas AWK.

Semeton Bali diharapkan untuk tetap membuka usahanya, utamanya warung-warung yang menjual makanan.

“Bisnis makanan ini harus tetap buka karena saat liburan pangsa pasarnya ada,” ungkap AWK.

Baca Juga: JARAHNG DIKETAHUI ORANG! Bunga Jepun: Lebih dari Sekedar Hiasan Pura di Bali, Ternyata Berkhasiat Obat!

Pihaknya juga mengapresiasi semeton Bali utamanya anak-anak muda yang tetap semangat berjuang berjualan di hari-hari libur.

“Yang penting cuan, agar kita bisa Makmur, tanpa adanya artha maka dharma perjuangan kita untuk mempertahankan Bali itu penting sekali untuk menjaga Bali agar tidak hancur seperti Kerajaan Majapahit yang mungkin lalai masalah ekonomi,” jelasnya.

Pihaknya juga berpesan kepada para semeton Hindu yang memiliki usaha warung makanan agar tetap meningkatkan kualitas sehingga bisa tetap menarik pembeli.

Baca Juga: Pura Dalem Suniantara: Pura Bersejarah di Sesetan dengan Pengalaman Unik

“Tetap buka warung, perbaiki kualitas, jangan jutek-jutek dan harga juga harus lebih baik, kita harus banyak belajar dari siapapun untuk membangkitkan ekonomi Hindu Satyagraha,” ujarnya

Editor : Wiwin Meliana
#Hindu Satyagraha #arya wedakarna #libur lebaran #AWK #ekonomi