JEMBRANA, BALI EXPRESS - Kamis (11/4) menjadi hari yang kelam bagi keluarga Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna.
Putra kedua beliau, I Kadek Narendra Krisnanda,15, telah menghembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan cedera serius yang dideritanya akibat kecelakaan tragis.
Ia tutup usia saat sedang menjalani perawatan di RS Sanglah, Denpasar.
Kronologi kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis sebelumnya (4/4) sekitar pukul 08.00 Wita di jalan Denpasar - Gilimanuk.
Sebelum kejadian, sepeda motor Honda Vario DK 3929 WA yang dikendarai oleh Narendra sedang dalam perjalanan dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar).
Namun, ketika sampai di KM 91-92, Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauhtukad, Kecamatan Mendoyo, pengendara sepeda motor tersebut berniat untuk menyalip truk yang berada di depannya.
Namun, pada saat yang sama, sebuah mobil VW muncul dari arah berlawanan (timur ke barat), menyebabkan tabrakan tak terhindarkan.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Vario terpental ke arah kiri dan menabrak sepeda motor Honda Supra P 5327 GQ yang dikendarai oleh MM, 22 yang berada di jalur sebelah kiri.
Setelah bertabrakan dengan mobil VW dan sepeda motor Honda Supra, pengendara sepeda motor Honda Vario mengalami cedera serius, termasuk cedera kepala berat dan patah pada kaki kirinya, dengan darah keluar dari hidung dan mulutnya.
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Supra dengan inisial M.M. mengalami luka ringan pada tangan kiri dan kaki kirinya.
Pengemudi mobil VW, dalam keadaan sehat, tidak mengalami cedera dalam kecelakaan tersebut.
Sayang setelah menjalani perawatan selama 7 hari, nyawa Narendra tak tertolong.
Pihak berwenang telah mengkonfirmasi bahwa kecelakaan ini menjadi perhatian serius, dengan kasusnya ditangani oleh Unit Laka Polres Jembrana.
Sementara itu, kerugian materi dari kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 48 juta. ***