Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rayakan Idul Fitri dengan Miras Picu Keributan di Jimbaran Bali, Pelaku Dipaksa Buang Miras dan Buat Surat Pernyataan

I Gede Paramasutha • Kamis, 11 April 2024 | 19:55 WIB
 
 

RIBUT: Polisi bersama Satpol PP dan tokoh masyarakat mengamankan orang yang terlibat keributan di bedeng untuk didamaikan.
RIBUT: Polisi bersama Satpol PP dan tokoh masyarakat mengamankan orang yang terlibat keributan di bedeng untuk didamaikan.
 

JIMBARANA, BALI EXPRESS - Minuman keras (miras) kembali menjadi biang keributan di sebuah bedeng di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Rabu (10/4) sore.

Keributan tersebut melibatkan sekelompok warga yang diduga sudah mabuk dan mengganggu ketenangan warga sekitar.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, peristiwa ini bermula ketika seorang buruh proyek bernama Supardi Haryanto, 43, mengajak temannya Yuda merayakan Idul Fitri atau lebaran.

"Kedua pria itu membeli miras dalam rangka perayaan tersebut," ujarnya.

Lalu mereka pun minum bersama seorang pengawas bangunan bernama Yose Nuna dan menantu Supardi bernama Alex Ragil Kristian di tempat kejadian sekitar pukul 17.00 WITA.

Namun saat mabuk, ada ketegangan dengan kata-kata keras diantara kelompok warga pendatang non permanen ini.

Keributan itu pun dilihat oleh seorang tetangga bernama Abbas, 52, dan dikira terjadi perkelahian antara Supardi dengan Yose Nuna.

Sehingga, tetangga yang tidak ingin ada keributan tersebut pun mencoba melerai.

Abbas juga menegur Yose, akan tetapi malah ditanggapi dengan emosi oleh Yose yang dalam pengaruh alkohol.

 

Baca Juga: Warganet Doakan Kesembuhan Gek Cerling yang Alami Cedera Pada Otak Usai Kecelakaan

"Cekcok antara Abbas dan Yose hampir terjadi, tetapi berhasil dilerai oleh istri dari Supardi," tambah Perwira balok tiga di pundak tersebut.

Abbas kemudian melaporkan kejadian itu kepada tuan rumah dan menghubungi kepolisian terdekat.

Tim UKL Polsek Kuta Selatan bersama Satpol PP Kecamatan, tokoh masyarakat setempat, dan beberapa warga Jimbaran lantas mendatangi lokasi kejadian.

Aparat langsung mengamankan beberapa orang yang terlibat keributan. Berikutnya antar warga yang bersitegang didamaikan.

"Petugas juga meminta mereka untuk membuang sisa miras dan dengan menghadirkan tokoh lingkungan ke Polsek Kuta Selatan dilakukan mediasi untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut," ucapnya.

Dalam mediasi tersebut, Supardi Yose Nuna dan Alex diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi membuat keributan yang mengganggu ketertiban lingkungan.

Mereka juga membuat pernyataan bersedia diamankan satu malam di Polsek Kuta selatan.

Terhadap ketiga pria itu, diberikan sanksi korve sebagai bentuk pembinaan.

"Kasus ini menjadi contoh bagaimana miras dapat memicu keributan dan mengganggu keamanan lingkungan. Diharapkan kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk tidak mengonsumsi miras berlebihan dan menjaga ketenangan lingkungan," pungkasnya.   
 
Kronologi Kejadian:
  • Supardi Haryanto (43) dan Yuda merayakan lebaran dengan membeli miras.
  • Mereka minum bersama Yose Nuna dan Alex Ragil Kristian di Jimbaran sekitar pukul 17.00 WITA.
  • Saat mabuk, terjadi ketegangan dan kata-kata keras antar kelompok warga.
  • Abbas, tetangga sekitar, mencoba melerai, namun malah cekcok dengan Yose Nuna.
  • Abbas melaporkan kejadian ke tuan rumah dan polisi.

Tindakan Aparat:

  • Tim UKL Polsek Kuta Selatan, Satpol PP, tokoh masyarakat, dan warga mendatangi lokasi.
  • Aparat mengamankan orang-orang yang terlibat dan mendamaikan mereka.
  • Supardi, Yose Nuna, dan Alex membuat surat pernyataan tidak mengulangi keributan.
  • Mereka diamankan satu malam di Polsek Kuta Selatan.

 

Tambahan:

  • Berita ini dioptimasi untuk SEO dengan menggunakan kata kunci yang relevan.
  • Judul dibuat lebih menarik dan informatif.
  • Paragraf dipersingkat dan disusun ulang untuk meningkatkan keterbacaan.
  • Poin-poin penting ditonjolkan untuk memudahkan pemahaman.
  • Ditambahkan kesimpulan untuk meringkas poin-poin utama.
Editor : I Putu Suyatra
#bali #lebaran #keributan #miras #idul fitri #badung #jimbaran