BALI EXPRESS- Sebuah video menjadi perdebatan di media sosial yang menampilkan seorang mempelai perempuan menari layaknya kerauhan.
Dalam video yang dibagikan oleh akun media sosial facebook Prancis I Ketut , terlihat seorang mempelai wanita lengkap dengan pakaian pengantin Bali tengah menari.
Kejadian itu diduga terjadi saat mempelai wanita dan laki-laki sembahyang dan mepamit di sanggah merajan sang wanita.
Terlihat mempelai wanita menari dengan begitu luwes menari dan diakhir tarian ia bertepuk tangan.
Terlihat sebelum menghentikan tariannya, mempelai wanita itu dipercikkan tirta.
Tak disebut secara pasti di mana lokasi pasti kejadian tersebut.
Sontak saja video tersebut menuai perdebatan warganet Bali di media sosial.
Banyak warganet yang memberi komentar negative terhadap video tersebut dengan mengaku baru melihat orang menikah kerauhan.
Sementara dari komentar-komentar warganet menyebutkan bahwa mempelai wanita dalam video tersebut sejak kecil sudah “kesenengan” dengan bisa melihat hal-hal yang tak kasat mata.
“Setiap tangkil ke pura atau tempat-tempat suci kalau sudah kesengin pasti kerasukan. Dan nike pas acara pawiwahan, ragane lakar mepamit ring merajan dan minta restu kepada sesuhunan drika. Ampunang komen tawah-tawah kalau tidak tau nggih,” tulis akun Tommy Arisandi dikutip pada Selasa (16/04).
Sementara beberapa warganet juga membagikan pengalaman pernah menjumpai hal serupa saat meminang pengantin ke daerah Karangasem Bali.
Menurut warganet hal tersebut merupakan sebuah tradisi saat mempelai mepamit di merajan. Sang mempelai wanita akan ngayah menari di sanggah merajan untuk terakhir kalinya.
“Jangan membuly tradisi sementon ampura tyang saking Badung pernah meminang penganten daerah Karangasem lokasi detailnya tidak tyang sebutkan pada saat pengantin wanita mepamit ada tradisi menari dan tidak lama kemudian si pengantin seperti tidak sadarkan diri menurut say aini tradisi tiap-tiap daerah yang harus kita hormati,” tulis akun Wiradharma I Wayan.
Editor : Wiwin Meliana