BALI EXPRESS-Senator Bali terpilih Niluh Putu Ary Pertami Djelantik atau Niluh Djelantik mengkritisi sejumlah kerusakan infrastruktur utama di Nusa Penida Bali.
Melalui media sosial Instagram pribadinya, Niluh Djelantik menyorot kinerja pejabat di Bali khususnya di Nusa Penida.
Baca Juga: Fakta Menarik dari Warung Sabu-sabu, Tempat Penangkapan 11 Pengguna Sabu beserta Penjaganya
Perempuan yang akrab disapa Mbo Niluh itu miris dengan kerusakan-kerusakan fasilitas umum yang terjadi di Nusa Penida yang hingga kini belum diperbaiki.
“Buka kuping dan mata hatimu wahai wakil rakyat dan kepala daerah. Kejauhan bicara urusan pilgub karena mengurus Nusa Penida saja kalian tidak becus,”tulis Niluh Djelantik melalui akun Instagram pribadinya dikutip pada Sabtu (20/04).
Lebih lanjut, Niluh Djelantik menyebut bahwa Nusa Penida bagai anak tiri yang terbuang.
Pihaknya pun menanyakan apakah permasalah infrastruktur di Nusa Penida baru terselesaikan jika dirinya menjadi seorang gubernur.
Baca Juga: Pembangunan PYCH di Papua: Memberikan Dorongan untuk Kemajuan Generasi Muda
“Haruskah Niluh Djelantik jadi gubernur agar semua permasalahan di Bali teratasi?” tanyanya.
Sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam dan manusia yang menjadi sumber devisa utama, Niluh Djelantik merasa miris dengan sejumlah fasilitas publik yang dinilai tidak memadai.
“Jalan rusak, tanggul jebol, Pelabuhan kondisi mengerikan, lapangan parkir, loket tiket bahkan di bawah pohon, tempat menunggu para driver jauh dari happy,” tulis NIluh Djelantik.
Pengusaha sepatu itu juga mempertanyakan di mana wakil rakyat yang mendulang suara dari rakyat Nusa Penida.
“Di mana pejabat wakil rakyat yang mengemis suara ke Nusa Penida? Di mana kepala daerah yang gajinya, makannya, hidupnya dibiayai oleh keringat, darah air mata rakyat?” tanyanya.
Niluh Djelantik pun mengaku tidak sabar untuk dilantik agar bisa terus bersuara untuk rakyat Nusa Penida.
Baca Juga: Apresiasi Upaya Aparat Tangkap 7 Teroris di Sulawesi Tengah
“Mbok Niluh tidak akan berhenti bersuara, bukan hanya untuk Nusa Penida tapi untuk seluruh Bali yang sangat Mbok Cintai,” tulisnya.
Sebelumnya, NIluh Djelantik juga mengkritisi tanggul pantai yang jebol di di Dermaga Pelabuhan Toya Pakeh, Nusa Penida.
Niluh Djelantik khawatir tanggul pantai yang jebol akan membahayakan masyarakat ataupun wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut.
Editor : Wiwin Meliana