Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

TP PKK Badung Ngayah Rejang Giri Putri di Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 24 April 2024 | 21:18 WIB
PKK Badung ngayah Tari Rejang Giri Putri saat upacara melaspas dan Ngenteg Linggih di Pura Sanatanagama, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa 23 April 2024.
PKK Badung ngayah Tari Rejang Giri Putri saat upacara melaspas dan Ngenteg Linggih di Pura Sanatanagama, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa 23 April 2024.

MANGUPURA, BALI EXPRESS - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Badung, Bali berkesempatan ngayah Tari Rejang Giri Putri saat upacara Ngenteg Linggih di Pura Sanatanagama, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa, 23 April 2024.

TP PKK Badung yang dipimpin oleh Nyonya Seniasih Giri Prasta tersebut juga ngayah Tari Rejang Taman Sari di pura yang mendapat dana hibah sebesar Rp2 miliar dari Pemkab Badung tersebut. 

Seniasih Giri Prasta mengatakan, selaku PKK Badung ngayah merupakan hal yang wajib.

Terlebih, bertepatan dengan hari Purnama Jiyestha yang sangat baik untuk ikut berpartisipasi ngayah pada upacara Ngenteg Linggih di Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta.

“Rejang Giri Putri merupakan tari kepunyaan Kabupaten Badung. Tetapi, kebetulan yang bisa ngayah hanya setengah dari seluruh jumlah PKK Badung. Karena bertepatan dengan rahina Purnama ada yang memiliki kesibukan masing-masing,” ujarnya didampingi Ketua Gatriwara Badung, Nyonya Ayu Suartini Parwata.

Istri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tersebut mengungkapkan, ini merupakan kali pertama TP. PKK Badung ngayah di Yogyakarta.

Meski, sebelumnya sudah sering ngayah di luar Bali salah satunya di Lumajang.

“Sesuai undangan, jika kami diundang di Pura manapun di Indonesia kami siap ngayah,” terangnya. 

 

Seniasih Giri Prasta pun berharap, dengan adanya Pura Sanatanagama ini akan mempermudah mahasiswa UGM dan masyarakat Hindu sekitar untuk bersembahyang.

“Kami punya anak-anak mahasiswa Hindu disini, dengan adanya Pura Sanatanagama UGM Yogyakarta ini mereka bisa menyempatkan untuk sembahyang disini. Terutama saat hari besar Agama Hindu seperti Galungan ketika mereka tidak bisa pulang ke Bali, mereka bisa bersembahyang disini. Ini sangat menguntungkan anak-anak kami yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta,” terangnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#ngenteg linggih #bali #badung #ugm