Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Siapkan Desain Kawasan Olahraga Terintegrasi, KONI Klungkung Butuh Anggaran Segini

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 30 April 2024 | 16:37 WIB

TUNGGU ANGGARAN : Desain kawasan olahraga terintegrasi yang rencana dibangun KONI Klungkung.
TUNGGU ANGGARAN : Desain kawasan olahraga terintegrasi yang rencana dibangun KONI Klungkung.


KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – KONI Kabupaten Klungkung berharap agar Kabupaten Klungkung memiliki kawasan olahraga yang representative dan terintegrasi. Tentunya dengan hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Klungkung.


Ketua KONI Kabupaten Klungkung, I Wayan Subamia mengungkapkan bahwa saat ini di Kabupaten Klungkung belum memiliki kawasan olahraga yang representative dan terintegrasi.

“Contohnya lapangan sepak bola, tidak ada yang standar. Bahkan standar daerah pun,” ujarnya beberapa waktu lalu.


Begitu juga dengan lapangan atletik. Meskipun saat ini Kabupaten Klungkung sudah memiliki GOR Swecapura serta sudah melakukan perbaikan Lapangan Umum Pau. “Kalau atletik misalnya lari 100 meter di GOR Swecapura itu harus bongkar pagar dulu. Kalau lari 200 meter out semestinya hanya 1 kali nikung, ini kita harus 2 kali nikung. Dan itu akan mempengaruhi speed atlet kita,” papar Subamia.


Disamping itu, KONI Klungkung memiliki impian untuk bisa menciptakan kawasan terintegrasi untuk olahraga, rekreasi dan edukasi. Sehingga pihaknya mengusulkan kawasan olahraga itu bisa dibuat di GOR Swecapura dan membutuhkan anggaran mencapai Rp70 Miliar.

“Hampir 8 tahun ini kami mencari tanah untuk membangun kawasan itu tapi belum dapat-dapat juga. Padahal sudah ada 3D dan layoutnya tinggal menunggu uangnya saja,” imbuhnya.


Apabila anggaran terealisasi maka KONI Klungkung akan melakukan revitalisasi terhadap kawasan GOR Swecapura yang luasnya mencapai 2 hektar lebih. Disamping itu GOR Swecapura saat ini belum bisa mengakomodir latihan sejumlah cabang olahraga seperti kriket, softball, hingga baseball.


“Sudah tiga kali pengajuan, kena Covid-19 dua kali dan kena Pemilu sekali jadi memang belum disetujui anggarannya,” tandasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #anggaran #olahraga #sepak bola #terintegrasi #koni klungkung #kawasan