Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terus Dikejar, Polisi Kehilangan Jejak Minibus Penabrak Korban Laka Meninggal Dunia di Baturiti

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 2 Mei 2024 | 02:27 WIB
TELUSURI : Olah TKP di lokasi tabrakan maut di Banjar Dinas Peneng Desa Mekarsari, Baturiti, Tabanan.
TELUSURI : Olah TKP di lokasi tabrakan maut di Banjar Dinas Peneng Desa Mekarsari, Baturiti, Tabanan.

TABANAN, BALI EXPRESS- Kepolisian Polres Tabanan, menyatakan jika jejak minibus yang menabrak I Kadek Yudiana, 22 dan I Ketut Purna, 22 warga Desa Benoa Kuta Selatan, Badung di Jalan Raya Denpasar-Singaraja kilometer 36,1 masuk Banjar Dinas Peneng Desa Mekarsari, Baturiti, Tabanan pada hari Rabu (23/4) lalu, sampai saat ini belum diketahui.


Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan, membenarkan jika kedua korban merupakan korban tabrak lari sehingga menyebabkan salah satu korbannya atas nama I Kadek Yudiana meninggal dunia.


"Namun untuk kendaraan roda empat yang menabrak korban, setelah tim melakukan pencarian dan pemantauan diseputaran TKP sampai hari ketujuh kejadian, belum mengetahui identitas dari kendaraan yang menabrak korban," jelasnya Rabu (1/5).


Dilanjutkan AKP. Adrian, dalam olah TKP ulang yang dilakukan oleh Sat Lantas Polres Tabanan, diketahui jika tanda-tanda yang ada di lokasi kejadian ditemukan adanya bekas goretan sepanjang 7 meter disebelah barat as jalan menyerong dari arah selatan ke arah utara yang diduga milik sepeda motor Honda Vario DK 3312 FAW.


Penyelidikan terhadap pelaku tabrak lari tidak bisa dilakukan secara maksimal karena penyidik tidak menemukan adanya CCTV yang terpasang disepanjang jalan menuju dan mengarah ke TKP.


Namun dari hasil di lapangan selama dilakukannya penyelidikan di seputaran TKP ditemukan adanya satu CCTV yang terpasang disalah satu warung yang berada di sebelah timur TKP. Setelah dicek rekaman dari CCTV tersebut arah sorotannya tidak sampai ke jalan, hanya menyorot ke halaman warung.


Sehingga tidak terlihat dengan jelas bagaimana posisi saat terjadinya kecelakaan. Selain tidak ada rekaman CCTV di lokasi kecelakaan, AKP Adrian mengakui jika penyidik mengalami kesulitan dalam hal mencari saksi-saksi yang mengetahui saat terjadinya kecelakaan.


"Karena saksi yang ada hanya mengetahui kejadian setelah kecelakaan terjadi. terjadi kecelakaan. Sehingga kami tidak bisa mengetahui identitas minibus tersebut. Namun Minibus yang kabur usai tabrakan kami masih cari dan dalami," tambahnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Denpasar-Singaraja kilometer 36,1 masuk Banjar Dinas Peneng Desa Mekarsari, Baturiti, Tabanan, pada Rabu (24/4) lalu. Antara sepeda motor Vario DK 3312 FAW dengan kendaraan jenis minibus yang tidak diketahui identitasnya.


Akibatnya seorang korban atas nama I Kadek Yudiana meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Semara Ratih. Sedangkan korban lainnya, atas nama Ketut Purna, mengalami luka parah dan menjalani perawatan di RSUP Prof. Ngoerah.


Kecelakaan terjadi, ketika sepeda motor yang dikendarai korban sampai di Banjar Peneng Desa Mekarsari, Baturiti datang sebuah minibus yang tidak diketahui identitasnya dari arah utara jurusan Singaraja menuju Denpasar dengan kecepatan tinggi.


Kendaraan Mini Bus tersebut mendahului sepeda motor berada di depannya sampai melewati marka as jalan, selanjutnya menabrak sepeda motor Vario yang dikemudikan korban yang datang dari arah selatan jurusan Denpasar. Usai menabrak korban, kendaraan minibus kabur melarikan diri. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #cctv #minibus #jejak #laka lantas #glamping #tabanan #menabrak #olah tkp