Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Soal Mahasiswa STIP Asal Bali yang Meninggal: Arya Wedakarna Akan Lakukan Ini

Wiwin Meliana • Sabtu, 4 Mei 2024 | 15:49 WIB

Arya Wedakarna menyoroti kasus meninggalnya mahasiswa STIP Jakarta asal Bali
Arya Wedakarna menyoroti kasus meninggalnya mahasiswa STIP Jakarta asal Bali

BALI EXPRESS- Kematian Pemuda asal Bali Putu SAR, 19 yang diduga mendapat kekerasan fisik oleh seniornya di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menjadi sorotan berbagai pihak.

Salah satunya oleh Senator DPD RI terpilih 2024 I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK).

AWK pun akan meminta pertanggungjawaban pihak sekolah.

Baca Juga: Pujawali di Pura Luhur Dang Kahyangan Rambut Siwi setiap Buda Umanis Perangbakat, Dilaksanakan Lima Hari 

Melalui media sosial pribadinya @aryawedakarna menyebut bahwa pihaknya akan menelusuri apakah dalam kasus tersebut ada dugaan diskriminasi tentag suku, agam dan SARA untuk almarhum.

“Akan ditelusuri apakah ada dugaan diskriminasi tentang suku, agama dan  SARA untuk almarhum putra Bali ini,” tulis AWK dikutip pada Sabtu (04/05).

Pihaknya juga mendesak aparat berwenang untuk mengusut tuntas kasus yang sedang menjadi sorotan tersebut.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan meminta organisasi mahasiswa dan pemuda Hindu di Jakarta untuk datang langsung ke kampus STIP dan mengawal kasus ini sampai layon kembali.

“Bagi semeton yang tahu kontak keluarga almarhum mohon DM nggih,” tulis AWK.

Unggahan itu pun ramai mendapat komentar warganet Bali.

Warganet meminta agar kasus itu dapat dikawal dan diusut tuntas sehingga pelaku dapat dihukum setimpal.

“Tolong kawal hingga kasus ini diusut sampai tuntas jik,” komentar akun @chabbys_.

Baca Juga: UNIK! Colina Glamping di Kintamani Bali: Bisa Jelajahi Kebun Bawang sambil Nikmati Panorama Gunung Batur, Sensasinya Pasti Beda

“Kawal jik, pokoknya tuntut keadilan, saya merasa kehilangan sebagi orang Bali,” tulis akun @dede_royer21.

“Ajik kawal jik jejak digital ini kampus memang ngeri dari 2008-sekarang, banyak memakan korban boleh search di kanal berita ternama emang dari dulu senioritasnya kentel dan banyak testimoni alumni jik. Bantu up jik,” tulis akun @gngiist.

Sebelumnya, Seorang taruna tingkat satu Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta meninggal dunia setelah diduga mendapatkan kekerasan fisik oleh seniornya, Jumat (3/5).

Korban merupakan taruna asal Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, berinisial Putu SAR, 19.

Peristiwa ini bermula ketika Putu dan teman-temannya diajak oleh TSR dan rekan-rekan seniornya ke toilet di lantai 2 gedung pendidikan.

Di sana, Putu menjadi korban penganiayaan brutal dengan pukulan bertubi-tubi di bagian ulu hati.

Saksi mata yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Sosok Putu SAR Taruna STIP Marunda Asal Klungkung Bali yang Meninggal Diduga Dianiaya Seniornya

“Putu yang terkapar lemas langsung dilarikan ke RS Polri untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tak tertolong,” ungkap sumber kepolisian di Jakarta.

Kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian dan pelaku penganiayaan. TRS sendiri telah diamankan.

Petugas juga telah melakukan otopsi terhadap korban dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

 

Editor : Wiwin Meliana
#senior #arya wedakarna #Pemuda Bali #STIP Jakarta #meninggal