KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Jenazah Putu Satria Ananta Rustika, 19, taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta yang tewas diduga dianiaya seniornya diterbangkan Minggu pagi (5/5) ke Bali.
Jenazah remaja asal Banjar Bandung, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung itu dibawa pulang ke kampung halamannya setelah sebelumnya menjalani otopsi, Sabtu (4/5).
Hal itu dikonfirmasi oleh Perbekel Gunaksa, I Wayan Sadiarna. Dihubungi vira seluler Sadiarna menyebutkan jika saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali, jenazah taruna yang akrab yang disapa Rio akan dijemput menggunakan mobil jenazah milik RSUD Klungkung sekitar pukul 06.00 WITA.
"Tetapi jenazah tidak langsung dibawa ke rumah duka tapi langsung dititip di ruang jenazah RSUD Klungkung sesuai arahan Pak Pj Bupati Klungkung sambil menunggu hari baik untuk prosesi Ngaben," ujarnya.
Ditambahkan Humas RSUD Klungkung I Gusti Putu Widiyasa mengatakan jika hingga pukul 08.30 WITA pihaknya masih menunggu kedatangan jenazah korban. "Kita masih menunggu kedatangan jenazah," ungkapnya.
Sementara itu pantauan di lapangan sekitar pukul 08.52 WITA, sejumlah sanak saudara dan kerabat dari almarhum nampak menunggu di depan Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Klungkung. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana