BALI EXPRESS - Kritik dari sejumlah pencinta sepakbola tanah air terhadap performa Marselino Ferdinan di laga Timnas Indonesia U-23 kontra Irak ternyata tak memengaruhi penilaian pelatih top Eropa.
Roberto Mancini, juru taktik Timnas Arab Saudi, justru memberikan pujian kepada pemain muda Indonesia tersebut.
Pujian Roberto Mancini terhadap Marselino Ferdinan diungkapkan oleh Hamdan Hamedan melalui akun Instagramnya, @hamdan.hamedan.
Dalam unggahannya, ia membagikan foto bersama Roberto Mancini dan Fausto Salsano saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak dalam perebutan juara 3 Piala Asia.
Hamdan Hamedan menjelaskan isi dari pembicaraan ketiganya.
Secara keseluruhan, mereka menilai bahwa penampilan Timnas Indonesia cukup baik dalam pertandingan tersebut.
Kemudian, Hamdan Hamedan menanyakan kepada Roberto Mancini pemain yang menonjol dalam pertandingan tersebut.
Roberto Mancini pun menyebutkan beberapa pemain melalui nomor punggung yang digunakan.
Ada empat nomor punggung yang disebutkan, yaitu 7, 10, 6, dan 23.
Keempat pemain yang dimaksud adalah Marselino Ferdinan, Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Nathan Tjoe-A-On.
Sebagaimana diketahui, keempat pemain tersebut selalu menjadi pilihan utama pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong, sejak fase grup Piala Asia U-23 di Qatar.
Marselino Ferdinan, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe A On tidak pernah tergantikan dari posisinya, sementara Ivar Jenner sempat digantikan dalam jalannya pertandingan Timnas Indonesia.
Marselino Ferdinan sudah mencetak dua gol ketika Timnas Indonesia melawan Yordania dalam fase grup.
Sementara Ivar Jenner juga mencetak satu gol saat Timnas Indonesia kalah 2-1 dari Irak.
Saat ini, Timnas Indonesia U-23 atau Garuda Muda telah memulai latihan mereka di Prancis untuk persiapan menghadapi laga play-off melawan Guinea, wakil dari Afrika, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir.
Erick menjelaskan bahwa para pemain langsung berangkat ke Prancis setelah berkompetisi di Piala Asia U-23 tanpa kembali ke Indonesia terlebih dahulu.
"Dalam diskusi dengan para pemain, saya bertanya apakah mereka masih ingin bermain atau tidak. Mereka menyatakan keinginan mereka untuk tetap bermain," ungkap Erick.
"Oleh karena itu, saya menawarkan opsi agar mereka langsung berangkat ke Prancis," jelasnya.
Karena, menurutnya, kembali ke Indonesia terlebih dahulu akan mengurangi stamina mereka.
Terutama dengan banyaknya pemain yang masih dalam tahap pemulihan cedera.
Selain itu, suhu di Prancis mencapai 11 derajat Celsius, jauh lebih rendah dibandingkan dengan suhu di Qatar yang berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius.
Menurut Erick, keputusan untuk langsung berangkat ke Prancis sangat penting untuk adaptasi dan persiapan yang optimal guna mewujudkan mimpi berlaga di Olimpiade Paris 2023.
Erick juga menegaskan bahwa masih ada peluang bagi Garuda Muda untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024 melalui laga play-off melawan Guinea.
"Kita harus berjuang keras dalam pertandingan melawan Guinea. Jika kita menyerah, maka peluang kita untuk ke Olimpiade akan lenyap," tambahnya.
Timnas Indonesia masih memiliki satu kesempatan untuk tampil dalam kompetisi olahraga tertinggi di dunia, Olimpiade Paris 2024, melalui laga play-off melawan Guinea pada 9 Mei mendatang.
Guinea sendiri merupakan tim peringkat 4 pada Piala Afrika U-23 2023. Berdasarkan peringkat FIFA yang dirilis pada April 2024, Guinea menempati peringkat ke-76 dengan 1.324,65 poin, sementara Indonesia berada di peringkat ke-134 dengan 1.102,7 poin. ***
Editor : I Putu Suyatra