Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NGERI! Kalau Pulang Kerja Malam di Denpasar Bali: Dua Orang Dikeroyok, Satu Orang Luka Parah karena Ditusuk

I Gede Paramasutha • Senin, 6 Mei 2024 | 21:11 WIB
ilustrasi penusukan
ilustrasi penusukan

DENPASAR, BALI EXPRESS - Petaka menimpa dua orang bernama Valentinus Andhika Yudi Pratama, 30, dan Wahyuaji, 27, saat pulang kerja di Denpasar, Bali, pada Minggu (5/5).

Mereka menjadi korban pengeroyokan di Jalan Teuku Umar Barat, tepatnya seberang depo Bangunan, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Bali.

Parahnya lagi, Valentinus juga ditusuk menggunakan senjata tajam pada bagian perut, sehingga mengalami luka serius.

Usut punya usut, insiden itu dipicu permasalahan saat mengendarai sepeda motor. Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan kejadian ini.

Dijelaskannya berdasar keterangan para korban, peristiwa bermula ketika Wahyuaji membonceng Valentinus menggunakan sepeda motor sekitar pukul 04.00 WITA.

"Kedua korban hendak pulang dari tempat kerja di Pererenan, Badung, ke kos mereka di Jalan Gunung Soputan Permai, Denpasar Barat," tuturnya, Senin (6/5).

Dalam perjalanan pulang tersebut, keduanya melewati Jalan Gunung Tangkuban Perahu.

Sesampainya di Pertigaan Tangkuban Perahu-Teuku Umar Barat, dua pria kelahiran Jawa Timur ini hampir bersenggolan dengan para pelaku yang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Vario Tekno 125 warna putih dari arah barat.

"Karena hampir bersenggolan, para korban sampai nyaris terjatuh," tambahnya.

Setelah itu, para pelaku terus membunyikan klakson motornya dan korban pun membalas dengan melakukan hal yang sama.

Tak disangka, pelaku menyalip, lalu berhenti di depan sepeda motor Wahyuaji dan Valemtinus. Sehingga, para korban pun ikut berhenti.

Wahyuaji lantas turun dari sepeda motor dan para pelaku langsung memgeroyoknya. Sementara Valentinus masih duduk di atas motor.

Selanjutnya, datang sekitar 10 orang yang berusaha melerai. Akan tetapi, salah satu dari ketiga pelaku membuka baju dan menantang Wahyuaji untuk duel.

Korban meladeni tantangan tersebut dan terjadi perkelahian di sana. Sayangnya, para pelaku yang merasa temannya kalah kembali ikut mengeroyok Wahyuaji.

Bahkan Valentinus pun tak luput dari sasaran mereka.

"Korban Valentinus dianiaya sampai tersungkur," tandas mantan Kapolresta Denpasar ini.

Saat itulah ada salah satu pelaku yang memakai baju kaos putih mendekati Valentinus.

Sesaat kemudian, Wahyuaji melihat perut temannya itu sudah berdarah.

Setelah melancarkan aksinya, para pelaku kabur.

"Akibat pengeroyokan tersebut, korban Valentinus mengalami luka tusuk pada perut di atas pusar dan kepala bagian depan bengkak, sementara temannya mengalami rasa sakit pada pipi sebelah kiri akibat kena pukulan,dan lengan kanan luka gores," imbuhnya.

Kedua korban lantas pergi ke arah Jalan Gunung Lumut. Apesnya, tas Wahyuaji tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Sehingga, keduanya terpaksa kembali lagi untuk mengambilnya. Baru setelah itu mereka pergi ke rumah sakit Balimed.

Namun, Valentinus yang mengalami luka cukup parah dirujuk ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah. 

Kasus ini berikutnya dilaporka ke pihak berwajib. Aparat Polsek Denpasar Barat Polresta Denpasar telah memeriksa keterangan saksi-saksi di TKP.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa sarung pisau dan baju korban yang berisi bercak darah. Saat ini kepolisian tengah menyelidiki keberadaan para pelaku. ***

Editor : I Putu Suyatra
#bali #honda #pengeroyokan #vario #denpasar