SINGARAJA, BALI EXPRESS – Seorang pengunjung asal Tiongkok bernama Lu Furong ditemukan meninggal dunia saat sedang menikmati kegiatan snorkeling di Lovina, Buleleng, Bali.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (5/5) sekitar pukul 09.00 WITA. Lu Furong dan rombongan wisatawan Tiongkok lainnya, yang menginap di Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, tiba di Pantai Lovina untuk menikmati keindahan bawah laut dan melihat lumba-lumba.
Mereka menyewa perahu dan didampingi oleh seorang pemandu wisata lokal bernama Kadek AW, 43 tahun.
Menurut Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, kecelakaan terjadi saat salah satu teman Lu Furong meminta dijemput oleh pemandu wisata dengan jarak sekitar 10 meter dari perahu.
Setelah teman tersebut naik ke perahu, mereka mencari Lu Furong yang tidak kunjung muncul.
Diduga, Lu Furong tenggelam setelah tidak mengikuti arahan pemandu wisata untuk menggunakan pelampung saat menyelam untuk melihat lumba-lumba.
“Lu Furong akhirnya ditemukan mengambang di permukaan air," ungkapnya.
"Pemandu wisata segera memberikan pertolongan pertama dan membawa Lu Furong ke darat. Namun, upaya penyelamatan nyawa tidak berhasil. Lu Furong dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di RS Paramasidhi Singaraja,” ungkapnya pada hari Senin (6/5) siang.
Sementara itu, Ketut Suka, Perbekel Desa Kalibukbuk, mengungkapkan bahwa menurut keterangan pemandu wisata, Lu Furong menolak menggunakan pelampung saat menyelam.
Meskipun fasilitas lengkap termasuk peralatan selam dan pelampung telah disediakan, Lu Furong bersikeras untuk tidak menggunakannya karena merasa sudah mahir berenang.
Insiden tragis ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan teman-teman Lu Furong serta menekankan pentingnya keamanan saat melakukan aktivitas wisata laut.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi semua wisatawan akan pentingnya mematuhi arahan dan petunjuk keselamatan dari pemandu wisata setempat demi mencegah terjadinya tragedi serupa di masa mendatang.
“Saat itu, Lu Furong tidak mau menggunakan life jacket, hanya satu saja yang menggunakannya. Mungkin karena sudah mahir berenang,” kata dia, saat dihubungi pada Senin sore.
Pihak berwenang juga mengimbau agar wisatawan selalu menggunakan peralatan keselamatan yang disediakan dan mematuhi aturan yang berlaku demi menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain saat menikmati keindahan alam Indonesia, termasuk keajaiban bawah laut yang ada di Pantai Lovina.
“Kami berharap para wisatawan dapat mematuhi aturan demi mencegah kejadian serupa di masa depan,” tambahnya. ***