SINGARAJA, BALI EXPRESS - Kebakaran hebat di rumah kost Kelurahan Sesetan, Denpasar, Bali, menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban.
Tragedi tersebut terjadi pada pukul 23.00 Senin (6/5/2024) malam, merenggut nyawa satu keluarga.
Mereka adalah Made Ari Sanjaya (30 tahun), Komang Nopi Mertasari (26 tahun), dan Putu Gede Agus (2 tahun), yang berasal dari Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Ketiganya ditemukan tewas di dalam kamar mandi kamar kost dalam kondisi berpelukan.
Jenazah mereka kemudian diidentifikasi di Ruang Jenazah RS Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar, sebelum dipulangkan ke rumah duka pada Selasa (7/5/2024) malam.
Proses pemulangan jenazah menggunakan dua unit ambulans, satu milik RS Prof Ngoerah dan satu lagi milik Palang Merah Indonesia (PMI).
Kedatangan jenazah di rumah duka sekitar pukul 21.26, Selasa malam.
Warga Desa Bontihing sudah menunggu kedatangan jenazah di Jalan Raya Desa Bontihing, karena rumah korban tidak dapat dijangkau oleh kendaraan roda empat.
Jenazah kemudian dibawa melewati gang sempit dan pematang sawah dengan berjalan kaki, sekitar 700 meter dari jalan desa.
Kedatangan jenazah di rumah duka disambut dengan isak tangis haru.
Para tetangga dan kerabat turut merasakan kepedihan keluarga yang ditinggalkan dalam kebakaran tersebut.
Perbekel Bontihing, I Gede Pawata, menyatakan bahwa jenazah sudah disemayamkan di rumah duka sejak kedatangannya.
"Sudah sampai di rumah duka sekitar jam setengah 10 tadi malam," ujarnya.
Kebakaran terjadi di sebuah rumah kost di Kelurahan Sesetan, Denpasar, yang mengakibatkan suami, istri, dan anak balita mereka meninggal dunia.
Mereka terjebak dalam kebakaran hebat pada Senin (6/5/2024) malam.
Sejumlah saksi mata kebakaran mengaku telah mendengar teriakan minta tolong dan tangisan anak-anak.
Meskipun telah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, api cepat membesar.
Perbekel Bontihing, I Gede Pawata, mengonfirmasi bahwa ketiganya merupakan warga Desa Bontihing.
"Iya, mereka adalah warga kami. Sebuah tragedi yang mengharukan bagi kita semua," ujarnya. (*)