Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penekun Spirutual Bali, Jero Dasaran Alit Dituntut 8 Tahun Penjara: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

I Putu Suyatra • Kamis, 9 Mei 2024 | 02:35 WIB

Jero Dasaran Alit
Jero Dasaran Alit

TABANAN, BALI EXPRESS - Sidang kasus dugaan pelecehan seksual oleh Kadek Dwi Arnata alias Jero Dasaran Alit (JDA) memasuki tahap penuntutan di Pengadilan Negeri Tabanan pada Selasa (7/5/2024).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut JDA dengan hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

JPU berkeyakinan JDA terbukti melakukan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) sebagaimana diatur dalam Pasal 6 huruf C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2021. JDA diduga melakukan rudapaksa terhadap seorang perempuan asal Buleleng yang mengakibatkan korban mengalami trauma psikis.

Baca Juga: GAWAT! Ancaman Serius Bagi Bali United, Borneo FC dan Persib: Madura United Usung Semangat Warung Madura Championship Series Liga 1 2023/2024

Kasi Pidana Umum Kejari Tabanan, Ngurah Wahyu Resta, mengungkapkan keyakinan JPU atas dakwaan kesatu primair terhadap JDA.

"Sebagaimana dakwaan kesatu primair," jelas Wahyu.

Selain tuntutan penjara, JPU juga menuntut denda Rp 100 juta.

"Bila tidak dibayarkan, diganti dengan pidana penjara selama enam bulan," ujar Wahyu.

Tim pengacara JDA, I Kadek Agus Mulyawan, belum memberikan tanggapan atas tuntutan JPU.

Namun, tim JPU menginformasikan bahwa tim pengacara akan mengajukan pembelaan pada sidang berikutnya.

Baca Juga: Cerita di Balik 'Pemangku' Ngibing Joged Jaruh di Bali yang Viral: Dari Bangli, Ada Hubungannya dengan Sang Anak

Sidang selanjutnya akan digelar pada Senin (13/5) dengan agenda pembacaan pledoi atau pembelaan dari pengacara JDA.

Seperti diketahui, kasus jero dasaran alit sempat menghebohkan masyarakat se-Bali. 

Maklum, Jero Dasaran Alit sebelumnya dikenal sebagai seorang penekun spiritual Hindu Bali. 

Dia juga sering memberikan wejangan-wejangan melalui video yang diunggah di media sosial miliknya. 

Karena usianya yang masih sangat muda dan menjadi jero dasaran itulah yang kemudian membuatnya menjadi pusat perhatian masyarakat Bali. 

Apalagi, setiap wejangannya banyak mendapat tanggapan positif dari para pengikutnya. 

Namun, sejak tersandung kasus pelecehan seksual itu, namanya langsung redup. *** 

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Pelecehan Seksual di Tabanan Bali: Kuasa Hukum Jero Dasaran Alit Ajukan Eksepsi atas Dakwaan JPU

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #jero dasaran alit #penekun spiritual #tabanan