Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Korban Penusukan di Bali; Kondisi Kritis, Tagihan Rumah Sakit Capai Rp 115 Juta

Wiwin Meliana • Sabtu, 11 Mei 2024 | 18:39 WIB

Valentinus Andhika Yudi Pratama dalam kondisi kritis usa menjadi korban pengeroyokan dan penusukan di Bali
Valentinus Andhika Yudi Pratama dalam kondisi kritis usa menjadi korban pengeroyokan dan penusukan di Bali

BALI EXPRESS- Valentinus Andhika Yudi Pratama, 30, korban pengeroyokan dan penusukan di Jalan Teuku Umar Barat pada Minggu (5/5) kini terbaring kritis di Rumah Sakit RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah. 

Usai mengalami insiden memilukan itu, kondisi korban dikabarkan kritis dan telah menjalani beberapa tindakan operasi.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Glamping Hilangkan Penat di Kintamani Bali: Cek Fasilitas yang Ditawarkan sebelum Memilih

Bahkan keluarga korban juga dikabarkan sedang kebingungan mencari biaya untuk membayar tagihan rumah sakit.

Hal tersebut diungkap penggiat media sosial @aryulangun melalui sebuah unggahan.

Dalam unggahan di akunnya, Ary Ulangun bahkan menggalang donasi untuk membantu korban Andhika Yudi Pratama yang saat ini disebutkan sedang di rawat di ruang Angsoka, Rumah Sakit Prof Ngoerah.

“Tolong bantu share dan donasi. Ditusuk dan dikeroyok 13 orang Andhika kritis dan keluarga kebingungan mencari biaya tagihan rumah sakit,” tulis Ary Ulangun.

Kondisi tersebut membuat korban harus dirawat intensif dan menjalani beberapa kali operasi.

Baca Juga: TAK BANYAK YANG TAHU! Cerita Tuksedo Studio: Pabrik Mobil Balap Klasik di Bali yang Kebanjiran Pesanan Luar Negeri

Namun dikarenakan semua biaya tidak bisa ditanggung jaminan Kesehatan, keluarga pun kebingungan mencari biaya untuk membayar tagihan rumah sakit yang mencapai Rp 115 juta.

Pihaknya pun mengajak warganet untuk membantu meringankan beban keluarga Andhika dengan berkunjung langsung ataupun menitipkan donasi lewat @10ribumimpi.

“Rek BRI 475801025376530 YAYASAN SEPULUH RIBU MIMPI,” tulisnya.

diberitakan sebelumnya, aksi pengeroyokan menimpa dua orang bernama Valentinus Andhika Yudi Pratama, 30, dan Wahyuaji, 27, saat pulang kerja di Denpasar, Bali, pada Minggu (5/5).

Baca Juga: Bongkar Muat Truk Jumbo di Barat Pasar Galiran Tuai Protes

Mereka menjadi korban pengeroyokan di Jalan Teuku Umar Barat, tepatnya seberang depo Bangunan, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Bali.

Parahnya lagi, Valentinus juga ditusuk menggunakan senjata tajam pada bagian perut, sehingga mengalami luka serius.

Usut punya usut, insiden itu dipicu permasalahan saat mengendarai sepeda motor. Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan kejadian ini.

Baca Juga: Bongkar Muat Truk Jumbo di Barat Pasar Galiran Tuai Protes

Dijelaskannya berdasar keterangan para korban, peristiwa bermula ketika Wahyuaji membonceng Valentinus menggunakan sepeda motor sekitar pukul 04.00 WITA.

"Kedua korban hendak pulang dari tempat kerja di Pererenan, Badung, ke kos mereka di Jalan Gunung Soputan Permai, Denpasar Barat," tuturnya, Senin (6/5).

 

PENUH SEMANGAT: Fattah Jasin didampingi Imam Utomo Soeparno (tengah) mengambil formulir ke kantor DPC PBB Pamekasan, Jumat (10/5). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
PENUH SEMANGAT: Fattah Jasin didampingi Imam Utomo Soeparno (tengah) mengambil formulir ke kantor DPC PBB Pamekasan, Jumat (10/5). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
Editor : Wiwin Meliana
#bali #donasi #tagihan rumah sakit #tusuk #ary ulangun #kritis