Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Marak Kode Darknet di Sejumlah Tembok Kawasan Bali, Diduga Untuk Pemasaran Narkoba

Wiwin Meliana • Rabu, 15 Mei 2024 | 16:39 WIB

Beredar beberapa foto kode darknet yang diduga digunakan untuk pemasaran narkoba di Bali
Beredar beberapa foto kode darknet yang diduga digunakan untuk pemasaran narkoba di Bali

BALI EXPRESS- Media sosial dihebohkan dengan maraknya sebuah tulisan yang diduga sebagai kode untuk pemasaran narkoba di Bali.

Dalam foto yang beredar di media sosial, terlihat di sejumlah tembok di beberapa titik di Bali terdapat tulisan “darknet forum 2 roads.cc” yang ditulis dengan menggunakan cat pilok berwarna hitam.

Baca Juga: Beji Tempat Melukat Umat Hindu Bali di Sangeh Ini Sangat Ajaib: Dipercaya Bisa Sembuhkan Penyakit Mata dan Kulit, Tapi Ini Pantangannya!

Diduga tulisan tersebut merupakan kode yang bisa diakses untuk melakukan transaksi narkoba.

Dalam beberapa foto yang beredar kode-kode tersebut dapat dijumpai di tembok sebuah rumah, tembok mini market, dan beberapa tempat lainnya.

Pengungkapan kode ini usai penggerebekan pabrik narkoba di Villa Sunny Village, Jalan Pemelisan Agung, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.

Pabrik narkoba ini gerebek pada 2 Mei 2024. Ternyata enam tersangka yang terlibat menjalankan tindak kejahatan itu dengan sangat sistematis.

Baca Juga: Peredaran Narkoba di Bali Mengkhawatirkan, Begini Pesan Arya Wedakarna

Para tersangka pabrik narkoba adalah empat warga negara Ukraina, terdiri dari saudara kembar bernama Ivan Volovod dan Mikhyla Volovod, lalu rekan mereka inisial RN dan OK.

Selain itu satu warga negara Rusia bernama Konstantin Kurtz dan satu warga negara Indonesia inisial LM. Namun, sampai saat ini RN dan OK masih buron alias DPO.

Mereka terhubung dengan jaringan internasional Hydra dan Fredy Pratama.

“Jaringan ini menempelkan stiker di sejumlah sudut jalan di Kawasan Bali dan pemasarannya melalui darknetforum2road.cc dan aplikasi Telegram Bot yaitu Bali Hydra Bot, Cannashop Robot, Bali Cristal Bot, Hydra Indonesia Manager dan Mentor Cannashop,” tulis keterangan dalam unggahan akun @punapibali, dikutip pada Rabu (15/05).

Baca Juga: Ajaibnya Tempat Melukat Umat Hindu Bali di Pura Dalem Pengembak Sanur: Bermula dari Patung Seseh, Jadi Tempat Penyembuhan Non Medis dan Mohon Rezeki

Sontak saja, unggahan tersebut mendapat berbagai respon dari warganet di media sosial.

Beberapa warganet mengaku juga melihat kode-kode tersebut di beberapa wilayah di Bali.

“Banyak sticker gini di Uluwatu,” tulis akun @glando_.

“Banyak nih di Kuta Selatan, kirain kode apaan,” tulis akun @balimagicalphoto.

Baca Juga: Bali Beach Glamping: Kamping Mewah dengan Pemandangan Laut dan Matahari Terbenam yang Menakjubkan

“Terbukti kepolisian lemah, masa corat coret seperti itu tidak diselidiki, jangan sampai tiba-tiba ada yang tanam pohon ganja tidak diketahui, ditambah property di Bali pun makin lama menguasai orang asing,” tulis akun @simonlyone21.

 

 

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #Darknet #kuta utara #kode #pabrik narkoba