JEMBRANA, BALI EXPRESS - Sebuah gudang pertanian milik warga di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, ludes terbakar pada pagi hari ini.
Akibat kebakaran tersebut, satu ekor ternak milik warga mengalami luka bakar.
Baca Juga: Apel Gelar Pasukan Pengamanan WWF di Bali, Polri-TNI Antisipasi Ancaman Siber dan Terorisme
Kapolsek Mendoyo Kompol I Dewa Gede Artana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi I Made Adiana,57 yang hendak mengambil alat semprot di sebelah timur tempat kejadian sekitar pukul 07.30 Wita.
Made Adiana terkejut saat melihat kobaran api telah melahap bangunan gudang pertanian milik I Gede Sugiana,55. “Ia kemudian segera memberitahu korban dan meminta bantuan warga lainnya untuk memadamkan api,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, lokasi gudang yang berukuran 3 meter x 4 meter tersebut bersebelahan dengan kandang sapi milik korban yang berukuran 3 meter x 2,5 meter.
"Korban bersama warga lainnya berupaya memadamkan api dengan alat seadanya,” imbuh Kapolsek.
Tim Inafis Polres Jembrana segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di bangunan gudang terbuka yang digunakan untuk menyimpan obat-obatan pertanian. Namun, sumber api masih belum diketahui dan sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
"Dari keterangan korban dan saksi, penyebab kebakaran belum diketahui mengingat tidak ada aliran listrik, tidak ada tempat persembahyangan, dan tidak ada tanda-tanda akibat rokok," jelasnya.
Kebakaran ini mengakibatkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 17 juta. Selain pupuk dan alat-alat semprot serta pompa air yang habis terbakar, satu ekor sapi milik korban juga mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana