TABANAN, BALI EXPRESS- Wayan Juliarta,45, warga Banjar Pancoran Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali ditemukan tak bernyawa di dalam mobilnya pada Jumat, 17 Mei 2024 dini hari.
Mobil tersebut terparkir di Jalan Pulau Batam Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan.
Kapolsek Tabanan AKP I Nyoman Sumantara menjelaskan jenazah ditemukan oleh dua orang berusia 14 tahun sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban ditemukan dalam kondisi telungkup dengan posisi kepala di jok depan sebelah kiri.
"Awalnya mereka (saksi) mengaku tidak peduli dengan mobil Jazz warna hitam DK 1816 FAI yang berhenti atau terparkir di pinggir jalan di sebelah utara," jelasnya.
Namun ketika kedua saksi kembali lagi ke lokasi sekitar pukul 00.30 Wita, mereka merasa curiga karena lampu mobil masih dalam keadaan menyala dan kaca jendela mobil juga dalam keadaan terbuka.
Akhirnya, kedua saksi itu pun menghampiri mobil tersebut. Mereka melihat seorang laki-laki dalam posisi telungkup dengan posisi kepala di jok depan sebelah kiri.
Melihat hal itu, mereka mencoba berusaha membangunkan, namun tidak ada respons.
"Kedua saksi kemudian melaporkan kepada pacalang yang meneruskannya ke Bhabinkamtibmas Desa Dauh Peken. Setelahnya piket Polsek Tabanan mendatangi lokasi kejadian, serta berkoordinasi dengan RSUD Tabanan," lanjutnya.
Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan terhadap korban, Sumantara menyebutkan dari hidung korban mengeluarkan darah dan di dekat korban ditemukan alat bantu pernafasan atau nebulizer.
Selain hidung mengeluarkan darah, dari pemeriksaan luar juga ditemukan adanya busa yang keluar dari mulut korban dan diperkirakan sudah meninggal 1 sampai 2 jam sebelum ditemukan.
Korban tidak diotopsi atas permintaan keluarga. Korban diperkirakan meninggal karena sakit.
"Istri korban menyatakan menerima secara ikhlas dengan kematian korban serta menganggap hal tersebut sebagai musibah. Selain itu korban juga disebutkan memiliki riwayat sakit asma bawaan," tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan