DENPASAR, BALI EXPRESS – Geger penemuan sosok mayat seorang Anak Buah Kapal (ABK) mengapung di Perairan Kolam Bandar Dermaga Barat, Pelabuhan Benoa, Pedungan, Denpasar Selatan, pada Senin (20/5) pagi.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh rekan sejawat korban bernama Wahyu Novianto, 33, yang waktu itu baru selesai menurunkan mesin dinamo kapal bersama kaptennya sekitar pukul 09.00 WITA.
Ketika naik ke atas palka, ia melihat ada yang mengapung. Saksi pun bertanya kepada sang kapten, "Om orang itu lagi ngapain ya?".
Sang kapten yang melihatnya sontak terkejut dan menjawab, "Astagfirullah, itu mayat,".
Kapten yang seketika panik langsung mencari sampan dan mendekati mayat tersebut guna untuk memastikan mayat itu ABK di kapalnya atau bukan.
Setelah dipastikan, kapten lantas melaporkan penemuan mayat ini ke pengurus Kapal Primus Indah.
Kata AKP I Ketut Sukadi, korban merupakan ABK asal Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah, yang bekerja di Kapal Primus Indah Pelabuhan Benoa.
Jenazah Faizal dibawa menggunakan Ambulance BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah.
Belum diketahui apa penyebab meninggalnya Faizal. Kepolisian telah membuat permintaan Visum Et Repertum (VER) terhadap mayat korban, serta menghubungi Petugas Identifikasi.
"Kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Pelabuhan Benoa," pungkas Sukadi.
Sementara itu, saksi lain yang merupakan teman kerja korban bernama Shadam Husen, 24, menerangkan kepada polisi, bahwa dirinya sempat duduk bersama korban dan dua orang lainnya di depan haluan Kapal Primus Indah, pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 22.30 WITA.
Mereka sempat terlibat obrolan yang mengasyikkan sebelum ditemukan keesokan harinya.
Editor : Nyoman Suarna