BALI EXPRESS- Usai diamankan dan dibubarkan oleh Kepolisian Denpasar Utara, sejumlah anggota Gangster Gaza Bali bertemu dengan senator terpilih I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK).
Pertemuan tersebut berlangsung di Museum Bung Karno Bali pada Selasa, 28 Mei 2024.
Dalam pertemuan tersebut, AWK yang didampingi tim kuasa hukum Ida Bagus Made Putra menyebut bahwa pertemuan dengan anggota gangster Gaza Bali untuk memperkuat arahan Polsek Denpasar Utara bahwa Gaza Bali telah dibubarkan dan dibuatkan surat pernyataan.
Baca Juga: Pihak yang Berutang Lebih Galak, Berujung Baku Hantam di Buleleng Bali, Kedua Pihak Jadi Tersangka
“Hari ini kami kedatangan anak-anak Gaza Bali dan ada beberapa hal yang harus kami luruskan,” ungkap AWK melalui unggahan di media sosial Instagramnya dikutip pada Selasa (28/05).
Arya Wedakarna menyebut bahwa gangster Gaza Bali sudah vakum dan dibubarkan atas perintah langsung dari kepolisian RI.
“Sehingga dapat kami jelaskan bahwa tidak ada lagi organisasi Gaza di provinsi Bali,” ujarnya.
Lebih lanjut, AWK membeberkan bahwa anak-anak yang masuk Gaza Bali adalah anak-anak yang dijebak oleh salah satu organisasi yang berasal dari salah satu kota di Jawa.
Baca Juga: Hari Suci Purnama dan Tilem: Penjelasan Makna dan Perayaan Umat Hindu Bali
“Mereka sempat terprovokasi untuk mengadakan tawuran di lapangan Lumintang, tetapi pada saat tawuran akan terjadi ternyata dari pihak organisasi dari luar Bali tidak datang namun mereka sudah terlanjur siap-siap,” jelas AWK.
Namun pihaknya menegaskan bahwa gangster Gaza Bali sudah ditangani oleh pihaknya kepolisian dan telah menandatangani surat pernyataan pembubaran diri dan vakum.
“AWK pastikan sekali lagi berani tawuran dan bawa sajam, maka rakyat Bali yang akan bubarkan dengan kulkul bulus,” imbuh AWK dalam keterangan videonya.
Sebelumnya diberitakan tawuran antargeng pelajar yang masih SMP nyaris terjadi di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Bali pada Jumat, 24 Mei 2024.
Beruntung, rencana tawuran anak di bawah umur dini hari tersebut berhasil terendus oleh aparat Polsek Denpasar Utara.
Hasilnya, kepolisian dapat mengamankan 15 pelajar SMP dan sebuah senjata tajam (sajam) yang dibawa oleh salah satu anak sebelum mereka dapat melancarkan tawuran itu.
Editor : Wiwin Meliana