YOGYAKARTA, BALI EXPRESS - Penjabat (Pj) Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, mengunjungi Unit Teater dan Pentas Sendratari Ramayana Prambanan yang berlokasi di Gedung Trimurti Teater, Jl. Raya Solo - Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia turut didampingi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Ketut Suadnyana, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Ni Made Sulistyawati, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Klungkung, I Gusti Ngurah Made Suarba.
Dalam kunjungannya, Pj Bupati Jendrika mengungkapkan apresiasi dan inspirasi yang diperolehnya dari kunjungan ini. Menurutnya, seni dan budaya yang ada di Prambanan patut dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat sekitar, demikian juga dengan budaya dan tradisi di Klungkung yang harus dijaga bersama.
Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi penari, penabuh gamelan, dan berbagai pendukung budaya lainnya.
"Pemkab Klungkung sangat mengapresiasi kunjungan ke Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan. Hal ini akan memberikan dampak positif berupa masukan dan gagasan untuk mengembangkan sektor DTW di Kabupaten Klungkung, terutama dalam pola pementasan untuk para tamu yang datang berkunjung," tegasnya.
General Manager Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan, Esti Wahyujati, menjelaskan bahwa Sendratari Ramayana Prambanan adalah salah satu daya tarik wisata utama dengan latar belakang Candi Prambanan yang megah.
Pertunjukan ini ditarikan oleh para penari profesional yang berpengalaman, bahkan sering kali melakukan tur ke berbagai negara. Selain tari Ramayana, mereka juga menampilkan seni drama tari Legenda Roro Jonggrang dan Tarian Sinta Obong.
"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, tidak hanya sanggar-sanggar tari, tetapi juga dengan pemandu wisata dan pihak lain untuk mengembangkan daya tarik pentas Ramayana Prambanan," ungkapnya. (*)