Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

KOCAK! Koster-Sang Made Ogah Perbaiki Jalan Provinsi Menuju Rumah Bupati Giri Prasta, Kini Cuci Tangan Minta Badung Memperbaiki

Rika Riyanti • Kamis, 6 Juni 2024 | 01:25 WIB

 

Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (dua dari kanan) mengunjungi Pantai Kuta didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat, 26 Januari 2024.
Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya (dua dari kanan) mengunjungi Pantai Kuta didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat, 26 Januari 2024.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Masyarakat kian mengeluhkan ruas jalan sekitar Jalan Darmasaba-Petang yang rusak. Dari zaman Gubernur Wayan Koster hingga PJ Gubernur Sang Made Mahendra Jaya, ogah memperbaiki jalan provinsi yang menuju rumah Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Pelaga tersebut.

Jalan itu memang berstatus jalan provinsi karena lintas kabupaten. Yakni Denpasar, Badung, hingga Bangli.

Selain itu, kerusakan jalan juga sudah banyak menimbulkan kecelakaan lalu lintas di sepanjang ruas jalan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Bali, Dewa Ayu Puspa Dewi tak menampik rusaknya ruas jalan sepanjang jalan Denpasar-Petang.

Dia mengakui, jalan itu sepanjang 27,3 kilometer yang rusak. Akan tetapi, dia mengaku hanya bisa diperbaiki 1,7 kilometer untuk tahun ini.

Sehingga, kata dia, Pemprov Bali meminta kerja sama dengan Pemkab Badung untuk bisa memperbaiki sisanya.

"Provinsi hanya bisa menangani 1,7 kilometer sisanya dari 27,3 kilometer total panjang harapan kami ada tindaklanjut dari Badung," katanya, Rabu (5/6).

Pihaknya membeberkan, panjang total ruas Jalan Denpasar - Petang mencapa 27,3 Km sudah mendapat penanganan tahun 2023 dengan sumber dana APBD Provinsi Bali sepanjang 5,9 kilometer dan diprogramkan lagi penanganan dengan sumber dana DAK Tahun 2024 sepanjang kurang lebih 1,7 Km dengan segmen penanganan Pasar Mambal - Latu.

Sehingga masih terdapat sepanjang 19,7 km segmen jalan yang masih rusak yang perlu penanganan.

Pada tahun 2023, dikatakannya, sudah ada melakukan penanganan di Jalan Ahmad Yani Utara hingga Darmasaba, itu ada sekitar 5,9 kilometer sudah dikerjakan Pemprov Bali.

Dewa Ayu Puspa mengatakan anggaran sumber dana alokasi khusus (DAK) Pemprov cekak sehingga yang diperbaiki jalan yang rusak parah.

"Jadi dari Darmasaba sampai ke Mambal itu masih ada aspal yang rusak. Dari Latu sampai ke Petang masih ada aspal yang rusak yang kami harapkan ada semacam kerja sama penanganan dari kabupaten badung untuk pembiayaannya gitu lho," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, anggaran dibutuhkan memperbaiki jalan rusak, jika dihitung per kilometer menghabiskan Rp 3,5 atau Rp 4 miliar.

Pemprov Bali mengingingkan ada dua ruas yang bisa diperbaiki Denpasar-Petang, kerobokan, Munggu, dan sekitar Nyanyi karena merupakan ruas jalan strategis.Tidak hanya punya Pemprov Bali tapi juga miliki kabupaten Badung,sumber pendapatan Badung dan Petang daerah pangan.

"Itu kan dari simpang Kerobokan-Munggu-Tanah Lot kalau tidak salah ruas jalannya," tandasnya. ***

Editor : Y. Raharyo
#petang #darmasaba #wayan koster #Jalan Rusak #Sang Made Mahendra Jaya #Nyoman Giri Prasta #badung