GIANYAR, BALI EXPRESS- Dalam rangka Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat Hibah Internal Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati, tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si., M.Si., melakukan kegiatan pengabdian di Banjar Abasan desa Singapadu Tengah kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar.
Adapun kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah Pengenalan Manfaat dan Pengujian PH Jus Apel Fuji dan Jus Alpukat kepada masyarakat yang ada di Banjar Abasan.
"Alasan mendasar kami melakukan kegiatan pengabdian di Banjar Abasan, karena pengetahuan akan manfaat jus apel fuji dan jus alpukat bagi kesehatan di masyarakat masih kurang, selain itu minat masyarakat Banjar Abasan untuk menganalisa PH jus Apel dan Jus alpukat masih kurang," jelasnya Senin (3/6).
Karena itu, Sukma Sanjiwani menyebutkan kelompok pengabdian yang beranggotakan lima orang ini, memberikan pengenalan manfaat dan dampak negatif pada jus apel fuji dan alpukat berupa sosialisasi dan pengenalan pembuatan dan pengujian PH jus apel fuji dan jus alpukat berupa demonstrasi pelatihan.
Pada saat pengujian PH yang dilakukan oleh tim dari Fakultas Farmasi dan masyarakat Banjar Abasan, diketahui jika PH jus Alpukat sebesar 7, yang artinya netral dan aman bagi tubuh jika mengkonsumsi tidak berlebihan.
Adapun manfaat dari jus alpukat yaitu: Mengurangi pembentukan radikal bebas, menurunkan denyut nadi menurunkan kolestrol LDL (kolestrol jahat) sehingga dapat berguna untuk mencegah stroke, penyakit jantung, darah tinggi dan kanker, mengontrol tekanan darah dan gula darah, menjaga kesehatan sistem pencernaan, menjaga kesehatan mental, janin dan kulit.
Selanjutnya pengujian dilakukan pada jus apel Fuji, PH dari jus apel Fuji ini mencapai 6 yang artinya sedikit asam (asam lemah) dan masih tergolong aman bagi tubuh jika mengkonsumsi tidak berlebihan.
Baca Juga: Laga Timnas Indonesia vs Irak Dipimpin Wasit Australia, Ernando Ari dan Justin Hubner Pernah Dibela
Manfaat dari jus apel fuji antara lain, membantu menurunkan kadar kolesterol pada dalam tubuh, mengurangi risiko penyakit jantung, memiliki sifat antikanker dan antivirus, sebagai ibat diet (mengurangi kelebihan berat badan), Menurunkan obesitas jika rendah gula (mengurangi resiko diabetes), meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah asma, meningkatkan kinerja otak, mencegah batu empedu, menyehatkan kulit dan mencegah stroke.
"Adapun manfaat pengujian pH jus ini, supaya masyarakat mengetahui cara pengujian PH jus, dan masyarakat juga bisa melakukan pengujian secara mandiri. Serta dampak lainnya adalah masyarakat bisa memanfaatkan pengetahuannya untuk membuka peluang usaha dengan cara menjual jus buah," tambah Sukma. (gek)
Editor : Wiwin Meliana