TABANAN, BALIEXPRESS - Kabar duka menyelimuti keluarga dan teman Putu Yoga Yama Pratama (21). Pemuda asal Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg, menjadi korban tewas dalam kecelakaan di jalur tengkorak Tabanan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (5/6) sekitar pukul 13.00 WITA di jalan umum jurusan Gilimanuk-Denpasar KM 26,9, tepatnya di depan Puskesmas Kerambitan, masuk wilayah Desa Sembung.
Putu Yoga yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol DK 5023 FAX terlibat kecelakaan dengan truk Hino bernopol B 9840 UYY yang dikemudikan oleh Holil Absori (31) asal Banyuwangi.
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Tabanan, AKP Adrian Rizky Ramadhan, menjelaskan kronologi kecelakaan bermula dari truk Hino yang nekat menyalip kendaraan lain di depannya.
Akibatnya, truk tersebut melewati marka jalan dan melaju di jalur Putu Yoga yang datang dari arah berlawanan.
"Karena jarak yang terlalu dekat dan kecepatan kedua kendaraan yang cukup tinggi, akhirnya tabrakan tidak dapat dihindari," jelas AKP Adrian.
Putu Yoga terpental ke bahu dalam kecelakaan tersebut. Mengalami berbagai luka parah, termasuk di kepala. Pemuda itu pun tewas di lokaso kejadian.
Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD Tabanan. Kemudian dibawa ke rumah duka di Berembeng.
Sementara itu, pengemudi truk Hino, Holil Absori, masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Tabanan.
AKP Adrian pun mengungkapkan bahwa Putu Yoga merupakan seorang pekerja.
Keseharian korban adalah bekerja di sebuah toko vape di Kecamatan Selemadeg.
"Korban kerja di toko vape di Kecamatan Selemadeg," urainya. ***
Editor : Y. Raharyo