Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ternyata Ini Alasan KBRI Praha Minta Biaya Rp 98 Juta untuk Pulangkan Jenazah PMI Asal Bali

Dian Suryantini • Minggu, 9 Juni 2024 | 12:15 WIB
Nyoman Yudara yang meninggal dunia di Ceko sempat telepon sehari sebelumnya
Nyoman Yudara yang meninggal dunia di Ceko sempat telepon sehari sebelumnya

BALIEXPRESS.ID - Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Banjar Dinas Kajanan, Desa Tejakula, Buleleng, Bali, meninggal di Ceko.

Ia dikabarkan meninggal karena sakit. Pada Rabu (5/6) malam kabar meninggalnya Yudara sampai ke telinga keluarga. 

Perbekel Desa Tejakula, Diarsa mengakui kabar meninggalnya Yudara di luar negeri.

Ia juga membenarkan bahwa warganya pergi ke Ceko untuk bekerja agar dapat menafkahi keluarganya.

Yudara dikatakan berangkat pada tahun 2022 lalu. Setelah kontrak kerjanya berakhir 31 Mei 2024, almarhum Yudara tidak lantas pulang, tetapi justru tinggal dan bekerja di sebuah restoran.

"Seharusnya dia (almarhum) mesti pulang. Jadinya dia ilegal di sana, makanya dari KBRI Praha, Ceko meminta biaya pemulangan jenazah sampai Rp 98 juta," ungkapnya, Sabtu (8/6) pagi.

Diarsa menyebut jika terjadi sesuatu terhadap PMI yang bekerja di luar negeri, maka seluruh biaya ditanggung oleh agen yang memberangkatkan.

Namun, lantaran kontrak almarhum Yudara telah berakhir dan tetap memilih tinggal di Ceko, menjadi alasan kematian dan pemulangannya tidak mendapat tanggungan. 

"Kalau dulu berangkatnya pakai agen resmi. Kami kurang tahu dimana agennya," imbuhnya. 

Diberitakan sebelumnya, Nyoman Yudara meninggal karena sakit.

Ia sempat berkomunikasi lewat telepon dengan keluarganya sehari sebelum meninggal.

Saat itu ia mengatakan sedang sakit batuk dan mengalami sesak nafas. 

Keesokan harinya Yudara telah dikabarkan meninggal dunia.

Pihak rumah sakit di Praha, Ceko telah melakukan visum terhadap almarhum.

Akan tetapi hasilnya masih belum keluar.

Dikatakan butuh waktu 3 bulan untuk mendapatkan hasil visumnya. 

Saat ini jenazah Yudara masih dititipkan di rumah sakit Praha, Ceko.

Pihak keluarga juga telah berkoordinasi dengan KBRI Praha agar Yudara dapat dipulangkan ke Bali, Indonesia.

Penggalangan donasi juga telah dilakukan agar biaya yang dibutuhkan tercukupi. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #ceko #Nyoman Yudara #pmi #KBRI Praha #jenazah #buleleng