BALIEXPRESS.ID- Kabupaten Karangasem, Bali dilanda bencana alam saat hujan deras yang mengguyur beberapa waktu lalu.
BPBD Karangasem mencatat terdapat 40 titik peristiwa akibat hujan deras.
Puluhan bencana alam tersebut terjadi di enam kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem.
Peristiwa yang terjadi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem IB Ketut Arimbawa yang menyebut, sampai saat sebanyak 40 peristiwa terjadi di Gumi Lahar. Itu terhitung sejak Jumat, 7 Juni 2024.
"Laporannya dari hari Jumat sampai Sabtu. Untuk hari ini (Minggu siang) belum ada tambahan," ujarnya.
Ia tak menampik jika kemungkinan untuk bertambah masih ada.
Hanya saja, tentunya Arimbawa berharap tidak ada peristiwa bencana alam di Kabupaten Karangasem.
“Kemungkinan untuk bertambah pasti ada tapi kecil, mengingat cuaca masih belum menentu hingga saat ini. Tapi mudah-mudahan tidak ada lagi,” lanjutnya.
Adapun enam kecamatan yang terkena musibah tersebut antara lain Kecamatan Selat, Sidemen, Bebandem, Manggis, Karangasem, dan Abang. Sedangkan Rendang dan Kubu tidak ada laporan.
Kerugian yang dialami atas kejadian itu diperkirakan mencapai Rp500 juta lebih, mengingat terjadi kerusakan yang diakibatkan dengan adanya peristiwa tersebut.
“Bencana paling banyak terjadi di Kecamatan Manggis, meliputi longsor, banjir hingga pohon tumbang. Namun semua laporan yang sifatnya urgent sudah berhasil kami tangani dengan bantuan dari masyarakat,” tandasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan