BALIEXPRESS.ID-Kabar meninggalnya Kadek Nia Arianti tak hanya menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya juga bagi teman-temannya.
Kadek Nia merupakan siswi yang mengalami luka bakar saat mengisi ulang sterno di tempatnya training.
Ia merupakan anak pasangan dari Made Pasek Sentana dan ibunya yang telah almarhum yang tingal di Banjar Dinas Asah Panji, Desa Wanigiri Buleleng.
Kadek Nia merupakan siswi kelas XI SMAS Candimas Pancasari.
Kabar meninggalnya, Kadek Nia sudah sampai di telinga teman-temannya.
Salah satunya adalah Kadek Hendru Surya, 15, yang mengaku merasa kehilangan sosok teman sekaligus kakak kelasnya.
Baca Juga: Pemilik Gudang Gas LPG Terbakar Terungkap, Nyoman Parta Minta Polisi Ungkap Otak Pengoplosan
Menurut Hendru, Kadek Nia dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul.
Hendru mengaku sangat kaget mendengar berita kepergian Kadek Nia.
“Kaget banget, kasihan juga. Orangnya ramah dan mudah bergaul,” ujarnya kepada Koran Bali Express, Selasa (11/06).
Diberitakan sebelumnya, kabar duka siswi training asal Buleleng Kadek Ariani yang mengalami luka bakar serius saat isi ulang sterno menghembuskan nafas terakhirnya.
Usai menjalani serangkaian perawatan intensif di RS Prof Ngoerah, siswi asal Desa Wanagiri Buleleng itu dikabarkan meninggal dunia.
Baca Juga: SEDIH, Tidur dengan Ayah, Bayi 10 Bulan Bangun, Merangkak, lalu Tewas Tercebur Bak Penampungan Air
Informasi itu disampaikan oleh akun @Nang Etonk Bali yang merupakan salah satu pengkoordinir Yayasan sosial @10ribumimpi.
Dalam unggahannya, Nang Etonk Bali menyebut bahwa Dek Ani sapaan gadis cantik itu telah meninggal usai berjuang melawan luka bakar yang diderita.
Baca Juga: AMOR ING ACINTYA! Siswi Training Asal Buleleng Alami Luka Bakar Karena Sterno Meninggal Dunia
“Berita duka. Amor ing Acintya Dek Ani. Kadek udah ga sakit lagi nahan luka bakar yang kadek derita. Becik-becik memargi gih dek, cingak-cingak adik dek e jak bapak
Editor : Wiwin Meliana