Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nyoman Parta Yakin Gudang LPG Terbakar di Denpasar Tempat Oplos Gas, Beber Bukti Ini!

Wiwin Meliana • Rabu, 12 Juni 2024 | 17:01 WIB

Nyoman Parta beber bukti Gudang LPG di Denpasar sebagai tempat oplos gas
Nyoman Parta beber bukti Gudang LPG di Denpasar sebagai tempat oplos gas

BALIEXPRESS.ID-Anggota DPR RI Nyoman Parta menyebut jika dugaan Gudang LPG yang terbakar di Denpasar sebagai tempat pengoplosan telah disertai dengan bukti yang terang benderang.

Pihaknya menunggu pihak kepolisian Polda Bali mengumumkan otak pengoplosan, apalagi nama pemilik gudangnya sudah disebutkan dengan jelas dibeberapa media.

Baca Juga: Tak Hanya Rugikan Agen Resmi, Nyoman Parta Sebut Pengoplosan Gas juga Rusak Iklim Usaha

“Saya mohon agar pihak kepolisian membuka kasus ini, karena prasyaratnya hampir terpenuhi kok, terang benderang kasusnya,” ujar Nyoman Parta kepada awak media usai menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait pada Selasa (11/06).

Salah satu bukti jika dugaan Gudang gas LPG  Jalan Cargo Taman 1, Ubung Kaja, Denpasar, Bali yang terbakar pada Minggu (09/06) adalah tempat pengoplosan adalah Gudang tersebut tidak punya outlet.

“Mereka punya ciri khas sendiri, agen lain itu tidak punya,” jelasnya.

Baca Juga: Calvin Verdonk Trengginas saat Debut bersama Timnas Indonesia, Diganti Pratama Arhan karena Cedera?

Selain itu, mobil operasional yang digunakan untuk mengangkut gas tidak ada tulisan sebagai agen resmi SPBE.

Bukti lain adalah jam kerja yang dinilai janggal yakni berkerja di malam hari.

Terbukti dari terbakarnya Gudang gas tersebut pada pukul 05.30 pagi.

“Itu gudang meledak pagi hari pukul 05.30 korbannya 18 orang karena kerjanya dua shift. Apalagi sudah terang benderang bahwa itu tempat pengoplosan,” bebernya.

Pihaknya pun mendesak agar polisi segera tangkap otak pengoplosan gas tersebut.

Baca Juga: Bukan Kintamani, Tapi Glamping Aesthetic Ini Ada di Bedugul Lohh

“Tinggal polisi tangkap otak dari pengoplosan itu,” tegasnya.

Saat disinggung adanya backingan dari aparat atas kasus dugaan pengoplosan gas itu, Nyoman Parta memilih tidak mau berkomentar.

“Ya kalau itu saya tidak mau berkomentar,” tutupnya.

Sebelumnya, kebakaran Gudang LPG di Jalan Cargo Taman 1, Ubung Kaja, Denpasar, Bali, pada Minggu (09/06) pagi masih menjadi perbincangan hangat masyarakat di Bali.

Insiden itu menyebabkan 18 orang mengalami luka bakar serius dan satu di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga: Desak Polisi Ungkap Dalang Pengoplosan Gas Elpiji di Cargo, Nyoman Parta : Ini Sudah Terang Benderang

Pemilik dari Gudang gas LPG itu pun tak luput dari sorotan.

Dari data yang dihimpun Koran Bali Expres, pemilik Gudang gas LPG yang terbakar itu bernama Sokijun.

Area Manager Communication Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengungkapkan bahwa gudang LPG milik Sukojin itu bukan agen atau pangkalan resmi gas LPG.

 

 

Editor : Wiwin Meliana
#bukti #Gas LPG #denpasar #tebakar #Nyoman Parta #oplosan