Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Vespa vs Truk di Jembrana Bali Tewaskan Pelajar, Pengendara Sepeda Motor Diduga Ambil Haluan ke Kanan

I Made Mertawan • Jumat, 14 Juni 2024 | 16:42 WIB
Ilustrasi korban kecelakaan. Pengendara sepeda motor I Wayan Sarwi tewas dalam kecelakaan di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali pada Selasa, 2 April 2024.
Ilustrasi korban kecelakaan. Pengendara sepeda motor I Wayan Sarwi tewas dalam kecelakaan di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali pada Selasa, 2 April 2024.

BALIEXPRESS.ID- Kabar duka datang dari seorang pelajar di Jembrana, Bali. Pelajar tersebut tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Pelajar salah satu SMA di Jembrana itu bernama I Komang Andrian Bagaskara,17. Ia kecelakaan di  Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin pada Senin, 10  Juni 2024.

Usai terlibat kecelakaan, remaja ini sempat dilarikan ke rumah sakit di Jembrana, namun sehari setelahnya dinyatakan meninggal dunia. Berikut kronologi kecelakaan tersebut.

Sebagaimana dikutip dari Radar Bali, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wita.

Andrian Bagaskara mengendarai sepeda motor skuter Vespa dengan nomor polisi DK 2621 WA.

Ia melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Denpasar menuju Gilimanuk, Jembrana.

Tiba di TKP, Andrian Bagaskara diduga memacu motornya melebar ke kanan jalan.

Celaka, pada saat bersamaan dari arah berlawanan  datang truk yang belum diketahui identitasnya.

Diduga sama-sama tak bisa mengendalikan kendaraan, tabrakan pun terjadi. Korban terjatuh.

Di pihak lain, sopir truk malah tetap melaju. "Truk melarikan diri dari lokasi kejadian," ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yusuf Dwi Admodjo.

Kecelakaan tersebut membuat Andrian Bagaskara mengalami luka robek pada lutut kiri dan kanan. Ia juga luka pada kepala belakang.

Tak hanya itu, kejadian itu membuat korban tidak sadarkan diri hingga harus dilarikan ke rumah sakit .

Nahas, nyawa pelajar asal Desa Dangintukadaya, Jembrana ini  tidak tertolong pada Selasa, 11 Juni 2024.

Untuk mengungkap terang peristiwa kecelakaan ini, petugas Satlantas Polres Jembrana telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi termasuk mengamankan barang bukti.

"Truk tidak dikenal masih diselidiki," jelas Yusuf Dwi Admodjo (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #kecelakaan #pelajar #jembrana