BALIEXPRESS.ID – Wahyudi, 41, lelaki asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur dinyatakan tewas digulung ombak di Pantai Nyanyi termasuk Banjar Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.
Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana pada Senin (17/6) menjelaskan kasus tenggelamnya Wahyudi yang di Tabanan bekerja sebagai buruh bangunan di sebuah villa di kawasan Kecamatan Kediri terjadi pada Minggu petang lalu (16/6).
"Kejadian tenggelamnya korban Wahyudi terjadi pada Minggu petang lalu. Sebelum kejadian, korban bersama dua orang temannya yakni Miftahul Huda dan Tri Andriansyah, berenang di Pantai Nyanyi," jelasnya.
Saat berenang, ketika korban dan saksi berada di pantai, tiba-tiba ombak membesar, sehingga korban bersama dengan kedua temannya kaget dan berusaha menyelamatkan diri.
Kedua teman korban berhasil berenang ke tepi dan selamat.
Sedangkan korban, dilanjutkan Kompol Sukadana sempat tidak terlihat karena tergulung ombak.
Sehingga kedua temannya meminta pertolongan kepada masyarakat di sekitar pantai. Namun, naas korban sudah terseret arus dan tenggelam.
Pencarian pun terus dilakukan di lokasi sekitar hilangnya korban, hingga akhirnya pada pukul 19.00 wita, korban terdampar di pinggir pantai beberapa meter dari lokasi awal korban tenggelam dengan kondisi meninggal dunia.
Melihat kondisi tersebut, warga masyarakat langsung melaporkan kejadian ke Polsek Kediri agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Mendapatkan laporan tersebut, tim dari Polres Tabanan langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP," lanjutnya.
Selanjutnya jenazah korban di bawa ke Instalasi Kamar Jenazah RSUD Tabanan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari hasil pemeriksaan dinyatakan korban meninggal karena tenggelam dan pihak keluarga menolak untuk melanjutkan laporan atas kejadian tersebut dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah," tambahnya. ***
Editor : Y. Raharyo