Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sanggar Seni Jagratara Bersinar di Pesta Kesenian Bali ke-46 dengan Kisah Ki Barak Panji Sakti

Dian Suryantini • Jumat, 21 Juni 2024 | 21:32 WIB
GONG KEBYAR : Penampilan Gong Kebyar Wanita Duta Buleleng di PKB ke-46
GONG KEBYAR : Penampilan Gong Kebyar Wanita Duta Buleleng di PKB ke-46

BALIEXPRESS.ID – Penampilan dari Sanggar Seni Jagratara, Banjar Tegallengga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, yang mewakili Gong Kebyar Wanita Kabupaten Buleleng, berhasil mencuri perhatian di Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-46.

Ribuan penonton memenuhi Panggung Terbuka Ardha Candra untuk menyaksikan persembahan mereka pada ajang Utsawa (Parade) yang digelar pada Rabu (19/6) malam.

 

Sorotan utama dari penampilan tersebut adalah pementasan cerita Wibawaning Sang Nata, Ki Barak Panji Sakti, yang mengangkat kisah pendiri Kerajaan Buleleng.

Di bawah koordinasi I Putu Eka Juliana Putra, garapan ini menampilkan perjalanan heroik Ki Barak Panji Sakti menuju Den Bukit, termasuk pertemuannya dengan Panji Landung dan penguasaan wilayah tersebut.

 Baca Juga: Keunikan Melukat di Pura Jati Jembrana, Air Suci Keluar dari Pohon Jati, Wajib Dilengkapi Bunga Tunjung Tiga Warna

Kisah ini berfokus pada kemampuan Ki Barak Panji Sakti dalam menyatukan berbagai etnis di Den Bukit melalui konsep menyama braya, menjadikan wilayah tersebut kaya akan budaya namun tetap harmonis. Sandyagita yang menjadi medium penceritaan, diperkaya dengan gerak tari dan paduan suara yang modern.

 

“Selain garapan utama ini, beberapa karya lainnya juga dipentaskan, termasuk tabuh kreasi Tangis Cemara dan Tari Tani, menambah variasi dan daya tarik dalam pertunjukan mereka,” ujar Eka.

 

Menurut Eka, membina tim Gong Kebyar Wanita bukan tanpa tantangan. Ia harus melatih para penari dari Sanggar Seni Jagratara dengan pola-pola baru yang menuntut teknik dan dedikasi tinggi. Untuk mengatasi kesulitan ini, Eka menerapkan teknik khusus termasuk sesi latihan privat di luar jadwal reguler, yang dilakukan empat kali seminggu.

 

Dedikasi yang ditunjukkan oleh Eka dan para penari akhirnya membuahkan hasil. Penampilan mereka tidak hanya memukau penonton tetapi juga menunjukkan perkembangan pesat dalam kemampuan tari dan eksekusi gerakan.

 Baca Juga: Terekam Kamera CCTV! Dua Pemuda di Bali Curi Amer di Minimarket

Eka berharap penampilan ini memberikan dampak positif dan kesan mendalam bagi masyarakat Buleleng dan Bali pada umumnya. Dengan membawa kisah sejarah lokal ke panggung nasional, Eka dan timnya menunjukkan bahwa warisan budaya Buleleng dapat tetap relevan dan menginspirasi generasi muda.

 

Respon penonton sangat positif, dengan banyak yang merasa terinspirasi oleh kisah Ki Barak Panji Sakti. Penampilan dari Sanggar Seni Jagratara ini memperlihatkan betapa seni dan cerita tradisional dapat digarap dengan inovasi dan tetap mempertahankan nilai-nilai asli yang diusungnya.

 

Pesta Kesenian Bali ke-46 telah menjadi panggung bagi talenta muda dan dedikasi mereka dalam melestarikan seni tradisional Bali, dan penampilan Gong Kebyar Wanita Buleleng ini menjadi salah satu bintang utamanya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#pesta kesenian bali #sanggar seni #gong kebyar #seni #budaya #pkb #buleleng