BALIEXPRESS.ID - Nama Letnan Jenderal (Letjen) TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) tiba-tiba mencuat jelang Pemilihan Gubernur Bali 2024. Namanya disandingkan dengan ketua DPD Partai Gerinda I Made Muliawan Arya alias De Gadjah.
Nyoman Cantiasa merupakan jenderal bintang tiga TNI AD asal Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, kelahiran 26 Juni 1967.
Saat ini dia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sejak 9 November 2023.
Karier Cemerlang
Cantiasa memiliki karir militer yang cemerlang. Dia adalah peraih adhi makayasa atau lulusan terbaik Akmil 1990.
Dia menjadi putra Bali kelima yang meraih predikat lulusan terbaik Akmil. Bahkan, dia adalah putra Bali peraih Adhi Makayasa yang masih aktif dinas di militer. Yang lainnya sudah meninggal dunia atau sudah pensiun.
Sejak awal, dia menunjukkan bakat kepemimpinannya dengan menjadi Komandan Resimen Korps Taruna (Danmenkorpstar) saat di Akmil.
Dia merupakan perwira Infanteri (Kopassus) yang berpengalaman dan pernah menduduki berbagai posisi penting, di antaranya:
- Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada HUT ke-68 Kemerdekaan RI (2013)
- Komandan Kontingen Indonesia dalam Lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-16 di Hanoi, Vietnam (2006)
- Dansat 81/Gultor Kopassus (2010)
- Danjen Kopassus (2019)
- Pangdam XVIII/Kasuari (2020)
- Pangkogabwilhan III (2022)
- Koorsahli Kasad (2023)
Cantiasa juga terlibat langsung dalam 2 operasi besar TNI, yaitu:
- Pembebasan sandera aksi teror OPM di Mapenduma (1996)
- Pembebasan sandera dari perompak Somalia di Kapal MV Sinar Kudus (2011)
Penghargaan dan Prestasi
Saat masih berpangkat Lettu (Inf) dan sebagai Wakil Komandan Sub Tim Detasemen 81 (Penanggulangan Teror) atau Sat-81/Gultor Kopassus, Nyoman Cantiasa bersama anak buahnya mendapat tugas dan Danjen Kopassus Prabowo Subianto untuk melakukan pembebasan sandera di Papua (dulu bernama Irian Jaya).
Saat itu ada 26 sandera. Empat di antaranya enam di antaranya warga asing. Sempat ada negosiasi dari OPM.
Namun, akhirnya Cantiasa dan pasukannya melakukan penyerbuan yang berakhir pada 9 Mei 1996. Penyerbuan Kopassus ke markas OPM di Desa Geselama, Mimika itu berhasil menemukan 11 sandera, namun 2 tewas.
Cantiasa merupakan perwira yang berprestasi dan telah mendapatkan berbagai penghargaan, di antaranya:
- Bintang Adhi Makayasa (1990)
- Karya Tulis Terbaik Dikreg XLI Sesko TNI (2014)
- 24 medali emas, 10 perak, 9 perunggu dan 15 tropi dalam Lomba Tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-16 (2006)
Profil singkat:
Nama lengkap: I Nyoman Cantiasa
Tanggal lahir: 26 Juni 1967 (umur 57)
Tempat lahir: Bubunan, Seririt, Buleleng, Bali
Istri: Made Ayu Skriptyanti
Orang tua
I Nengah Tinggen (ayah)
Ni Ketut Mari (ibu). ***